Bali In Your Hands - Mata terasa berat namun jari tetap menggulir layar. Berita demi berita dibaca tanpa benar-benar diresapi, hanya terus mencari, entah apa. Malam yang seharusnya menjadi waktu beristirahat berubah menjadi sesi maraton informasi yang tidak selalu membawa ketenangan.
Baca Juga: Warna Langit Terbaik Ada di Bukit Abang Waktu Subuh Saat Kabut Tebal Masih Memeluk Pohon Cemara
Istilah doomscrolling lahir dari fenomena ini. Kebiasaan menelusuri informasi negatif secara terus menerus, khususnya di media sosial dan portal berita. Aktivitas ini sering dilakukan tanpa sadar, terutama saat malam hari menjelang tidur, dan pelan-pelan merusak kualitas istirahat bahkan memperburuk kondisi mental.
Banyak yang tidak menyadari, doomscrolling menciptakan ilusi keterhubungan dengan dunia luar. Namun pada kenyataannya, hanya membawa pikiran tenggelam dalam kekhawatiran dan ketakutan yang berlebihan. Otot tegang, jantung berdetak lebih cepat, tidur jadi tidak nyenyak—semua dampaknya kerap tidak langsung terlihat.
Mengatasi doomscrolling tidak sekadar menonaktifkan gawai. Perlu dibentuk ulang rutinitas malam yang sehat. Memindahkan fokus ke kegiatan menenangkan seperti membaca buku fisik, mendengarkan musik lembut, atau menulis jurnal sebelum tidur dapat menjadi langkah awal.
Penting juga membatasi waktu mengakses media sosial dengan pengingat otomatis. Gunakan mode malam pada perangkat atau atur waktu layar agar secara perlahan tubuh dan pikiran terbiasa untuk berhenti saat batas waktu tiba. Membuat jadwal tidur yang konsisten juga membantu mengurangi dorongan untuk terus menggulir layar di malam hari.
Membangun hubungan sehat dengan teknologi bukan berarti memutuskan koneksi. Melainkan membatasi agar informasi yang dikonsumsi tetap berguna, tidak meracuni pikiran secara perlahan. Kebebasan tidak hanya tentang akses, tapi juga kendali atas waktu dan perhatian.
Menghentikan doomscrolling bukan tentang melawan teknologi, tapi menyelamatkan ketenangan diri dari serbuan informasi yang tak pernah habis.***
Artikel Terkait
Mudah! Begini Cara Cek Penerima Bansos PKH 2025 Lewat HP