• Sabtu, 18 April 2026

Nasi Bejeg Khas Tabanan, Bali: Kuliner Unik yang Wajib Dicoba Pecinta Makanan Tradisional

Photo Author
Myrna Soeryo, BaliInYourHands.com
- Selasa, 29 April 2025 | 20:00 WIB
Nasi Bejeg khas Tabanan,Bali (Instagram/PutuMade)
Nasi Bejeg khas Tabanan,Bali (Instagram/PutuMade)

Baliinyourhands.com - Di tengah dominasi babi guling dan ayam betutu, tersimpan kuliner khas Bali yang tak kalah autentik: Nasi Bejeg. Hidangan tradisional asal Tabanan ini menawarkan cita rasa pedas, gurih, dan aromatik berkat racikan rempah-rempah khas Bali.

Nasi Bejeg kerap disajikan dalam upacara adat atau sebagai hidangan sehari-hari, tetapi masih jarang dikenal oleh wisatawan.

Akar Budaya dan Makna di Balik Nasi Bejeg

Nasi Bejeg bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari warisan kuliner masyarakat Tabanan. Menurut I Made Subagia, seorang pemerhati budaya Bali asal Tabanan, hidangan ini kerap muncul dalam ritual keagamaan atau acara keluarga. "Bejeg artinya 'penuh' atau 'komplit'. Nasi ini melambangkan kemakmuran karena disajikan dengan lauk beragam," jelasnya.

Baca Juga: 7 Tips Memilih Villa Terbaik untuk Disewa di Bali: Panduan Liburan Tanpa Drama

Bahan utamanya adalah nasi putih yang dicampur base bejeg—bumbu kuning khas Bali dari kunyit, bawang, kemiri, dan cabai. Yang membedakan dari nasi kuning biasa adalah penggunaan beberapa protein seperti ayam, ikan, atau bahkan daging babi, disertai sayuran seperti kacang panjang dan kangkung.

Proses Pembuatan yang Kaya Rempah

Pembuatan Nasi Bejeg membutuhkan ketelatenan. Bumbu diulek halus lalu ditumis hingga harum, kemudian dicampur dengan nasi yang sudah setengah matang. Proses ini memastikan rempah meresap sempurna.

"Kunci kelezatannya ada di keseimbangan bumbu," ungkap Ni Wayan Sri, pemilik warung Nasi Bejeg di Tabanan. "Kunyit tidak boleh terlalu dominan, dan cabai harus pas agar tidak terlalu pedas tapi tetap berkarakter."

Baca Juga: Stimulasi Otak yang Tepat Untuk Kreativitas Tanpa Batas Melalui Binaural

Tempat Mencoba Nasi Bejeg di Tabanan

Meski belum sepopuler hidangan Bali lainnya, beberapa warung lokal menyajikan Nasi Bejeg dengan otentisitas tinggi:

  1. Warung Bejeg Sari di Desa Baturiti: Menyajikan versi klasik dengan ayam suwir dan sambal matah.

  2. Nasi Bejeg Ibu Komang di Kediri: Dikenal dengan porsi besar dan tambahan ikan asin.

  3. Pasar Senggol Tabanan: Banyak pedagang yang menjajakan Nasi Bejeg pagi hari sebagai menu sarapan.

Baca Juga: Sate Tanpa Nama di Perempatan Pasar Tradisional Kuta: Sajian Pagi Legendaris Mulai Rp10.000

Pelestarian dan Tantangan di Era Modern

Meski lezat, Nasi Bejeg menghadapi tantangan. Generasi muda lebih memilih makanan cepat saji, sementara proses pembuatannya dianggap rumit. Putu Agus, chef asal Bali, menekankan pentingnya inovasi: "Nasi Bejeg bisa dipopulerkan lewat penyajian kekinian, seperti bento box atau fusion food, tanpa menghilangkan rasa aslinya."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Myrna Soeryo

Sumber: Instagram

Tags

Artikel Terkait

Terkini

3 Rekomendasi Rasa Italia Harga Warung Di Denpasar

Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB
X