• Sabtu, 18 April 2026

Lezatnya Masakan Babi Bali dengan Sentuhan Cerita Leluhur di Warung Tersembunyi Ubud

Photo Author
Veronica Ellen, BaliInYourHands.com
- Senin, 5 Mei 2025 | 12:00 WIB
Lezatnya Babi Bali dengan Sentuhan Cerita Leluhur di Warung Tersembunyi Ubud (https://www.jalanmelali.com/)
Lezatnya Babi Bali dengan Sentuhan Cerita Leluhur di Warung Tersembunyi Ubud (https://www.jalanmelali.com/)


Bali In Your Hands - Dalam senyap dan hijaunya Ubud, kuliner non halal bukan sekadar soal rasa, tapi juga sarat makna spiritual dan budaya.

Di beberapa sudut desa, warung babi guling menyatu dengan napas kehidupan masyarakat, diolah dengan tradisi leluhur, dan memberi dampak sosial yang mendalam.

Tak banyak yang tahu, beberapa warung menyimpan kisah tentang keberkahan dan perlindungan roh nenek moyang.

Baca Juga: Sate Babi Terenak di Batubulan? Coba Sate Babi Bu Nyoman yang Melejitkan Selera Lokal!

Dupa dibakar setiap pagi, bukan hanya ritual, tapi bentuk syukur yang diyakini mendatangkan rezeki. Ubud pun menyambut pengunjung dengan pengalaman makan yang berpadu antara rasa, mistik, dan lokalitas yang utuh.

Berikut ini tiga tempat makan non halal terjangkau dan enak di Ubud, lengkap dengan nilai spiritual yang jarang diketahui:

Baca Juga: Dari Subuh hingga Subuh Lagi: 3 Warung Babi Legendaris yang Buka 24 Jam di Bali

1. Warung Babi Guling Pande Egi
Lokasi: Jl. Raya Mas, Banjar Kawan, Ubud
Jam buka: 09.00–17.00 WITA
Harga mulai Rp25.000.

Dapur utama berdiri di bekas sanggah keluarga. Setiap sajian dipercaya dijaga restu para leluhur. Warga sekitar mendapatkan lapangan kerja, memperkuat identitas desa.

2. Babi Guling Bu Wayan Neka
Lokasi: Jl. Gunung Sari, Ubud Tengah
Jam buka: 10.00–15.00 WITA
Dengan harga mulai Rp30.000, sajian disiapkan setelah upacara kecil pagi hari.

Tempat ini konon dipilih karena mimpi spiritual sang pemilik. Tempat ini memutar roda ekonomi keluarga besar yang mengandalkan dapur sebagai pusat penghidupan.

3. Warung Babi Panggang Dewa Putu
Lokasi: Banjar Teges Kanginan, Ubud
Jam buka: 11.00–16.00 WITA
Dibuka di area dekat pura kecil, tempat ini menjaga harmoni antara makanan dan alam.

Menu andalan: babi panggang sambal matah khas desa. Pemilik rutin melakukan persembahan agar usaha membawa berkah bagi komunitasnya.

Baca Juga: Rasa Legendaris Babi Guling Dan Be Guling Di Dua Desa Bali Yang Bikin Lidah Tak Mau Berhenti

Makan bukan hanya memuaskan perut, tapi juga menyerap cerita, menghargai semangat, dan merawat warisan para pendahulu. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Veronica Ellen

Sumber: Beberapa Media

Tags

Artikel Terkait

Terkini

3 Rekomendasi Rasa Italia Harga Warung Di Denpasar

Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB
X