• Sabtu, 18 April 2026

Tari Barong Ketut Yang Dipercaya Menyapu Bersih Gangguan Energi Negatif Dalam Upacara Sakral Bali

Photo Author
Veronica Ellen, BaliInYourHands.com
- Rabu, 16 Juli 2025 | 20:00 WIB
Keajaiban Mistis Tari Barong Ketut Yang Dipercaya Menyapu Bersih Gangguan Energi Negatif Dalam Upacara Sakral Bali (www.kabare.id)
Keajaiban Mistis Tari Barong Ketut Yang Dipercaya Menyapu Bersih Gangguan Energi Negatif Dalam Upacara Sakral Bali (www.kabare.id)

Bali In Your Hands - Saat malam mulai turun dan suara gamelan menggema dari bale banjar, sepasang mata di balik topeng Barong Ketut perlahan menatap dunia yang tak terlihat. Gerakan tubuhnya tidak sembarangan, melainkan simbol keberanian melawan kekuatan gelap yang diyakini hadir di antara manusia. Di balik ritual ini, tersimpan cerita mistis yang sudah ratusan tahun menjadi bagian dari denyut nadi kehidupan spiritual masyarakat Bali.

Baca Juga: Barong Brutuk Jejak Kesakralan di Desa Trunyan

Tari Barong Ketut tak sekadar hiburan. Ia lahir dari keyakinan bahwa kehidupan selalu diapit oleh kekuatan dharma dan adharma. Barong, sebagai makhluk mitologis berbentuk binatang berkepala besar dan berbulu panjang, dipercaya sebagai pelindung dari roh jahat. Sementara Ketut, penari yang membawa karakter Barong dalam medium tarian, menjalani prosesi pembersihan sebelum memulai perannya. Diyakini, ia sedang ‘dipinjam raganya’ oleh energi sakral agar bisa menuntaskan misinya.

Baca Juga: Menyatu dalam Api dan Irama: 5 Rekomendasi Tempat Menonton Tari Kecak di Bali

Dalam upacara pengusiran roh jahat, Barong Ketut tampil setelah sejumlah simbol-simbol kegelapan mulai menunjukkan tanda-tanda kekacauan. Gerakannya lincah namun tegas, penuh semangat tapi penuh pengendalian. Di titik tertentu, ia akan berhadapan dengan Rangda, simbol kejahatan, dalam pertarungan ritual yang mempertemukan dua kutub energi secara mistis. Masyarakat Bali meyakini bahwa jika penari Barong jatuh pingsan atau kesurupan, itu berarti kehadiran energi negatif sangat kuat dan perlu dilakukan pelengkap upacara.

Barong Ketut bukan sekadar tarian, ia adalah manifestasi dari niat tulus menjaga keseimbangan alam dan batin. Ketika kekuatan jahat datang dalam bentuk tak kasat mata, masyarakat Bali mempercayakan tubuh dan ruh tarian ini untuk melindungi harmoni kehidupan.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Veronica Ellen

Sumber: Bali In Your Hands

Tags

Artikel Terkait

Terkini

3 Rekomendasi Rasa Italia Harga Warung Di Denpasar

Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB
X