• Sabtu, 18 April 2026

Manfaat Karbon Food Print Bagi Hotel Indonesia Dalam Membangun Citra Ramah Lingkungan

Photo Author
Veronica Ellen, BaliInYourHands.com
- Kamis, 16 Oktober 2025 | 23:34 WIB
The Nusa Dua Festival 2025 menghadirkan BCL, Kahitna, dan Navicula dalam panggung spektakuler yang berpadu dengan nuansa tropis Bali.  (Dok Gl)
The Nusa Dua Festival 2025 menghadirkan BCL, Kahitna, dan Navicula dalam panggung spektakuler yang berpadu dengan nuansa tropis Bali. (Dok Gl)

 

Bali In Your Hands - Di balik gemerlap lampu hotel berbintang, ada upaya senyap yang kini mulai menjadi sorotan: jejak karbon dari makanan yang disajikan. Karbon food print tidak lagi sekadar wacana akademis, melainkan menjadi bagian penting dari strategi keberlanjutan yang diusung oleh banyak hotel di Indonesia. Bayangkan setiap hidangan yang tersaji di meja sarapan memiliki kisah perjalanan bahan baku dari ladang hingga dapur, lengkap dengan catatan energi dan emisi yang dihasilkan.

Kesadaran ini membuat sejumlah hotel mulai menghitung, mengurangi, dan melaporkan jejak karbon dari menu harian mereka. Langkah ini bukan sekadar strategi hijau, melainkan juga cara membangun citra ramah lingkungan yang semakin dicari wisatawan internasional. Wisatawan generasi baru lebih selektif, mereka cenderung memilih hotel yang transparan soal praktik keberlanjutan, termasuk dalam penyajian makanan.

Beberapa hotel di Jakarta, Bali, dan Yogyakarta telah memulai inisiatif ini dengan mengganti sebagian pasokan bahan impor dengan produk lokal. Selain menekan jejak transportasi, langkah ini mendukung petani setempat sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara kepada tamu. Narasi yang dibangun menjadi semakin kuat, karena makanan yang tersaji bukan hanya lezat, tetapi juga membawa nilai keberlanjutan.

Manfaatnya bagi hotel tidak berhenti di sana. Penghitungan karbon food print membuka peluang efisiensi biaya operasional, mulai dari penghematan energi dapur hingga perencanaan menu yang lebih cerdas. Data yang diperoleh dapat menjadi dasar untuk inovasi, misalnya menghadirkan menu musiman yang selaras dengan ketersediaan bahan lokal. Hotel pun mendapatkan nilai tambah berupa loyalitas tamu, karena konsumen merasa terlibat dalam praktik yang lebih peduli bumi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Veronica Ellen

Artikel Terkait

Terkini

3 Rekomendasi Rasa Italia Harga Warung Di Denpasar

Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB
X