Bali In Your Hands - Sore itu, langit di Nusa Penida perlahan memerah, memantulkan cahaya lembut ke permukaan laut Kutampi. Di antara riuh deburan ombak, seorang pria muda terlihat berenang membawa tombak, menantang arus untuk mencari ikan. Ia adalah Rizki Ardinsyah, karyawan bar sekaligus mekanik yang dikenal akrab dengan laut. Namun, petualangan sore itu berubah menjadi misteri ketika tubuhnya tak pernah kembali ke daratan.
Warga sekitar terakhir melihat Rizki sekitar pukul 17.30 Wita, sebelum ia menghilang di area perairan yang dikenal memiliki arus kuat dan palung dalam. Upaya pencarian oleh tim SAR Klungkung yang melibatkan penyelam profesional dan perahu nelayan setempat terus dilakukan hingga malam hari, namun belum membuahkan hasil. Hanya beberapa alat selam dan senter bawah air ditemukan mengambang tak jauh dari lokasi.
Pantai Kutampi selama ini dikenal sebagai spot favorit spearfishing karena kejernihan airnya dan banyaknya ikan karang. Namun, di balik keindahan itu, tersimpan arus bawah yang kuat dan palung laut yang disebut warga sebagai “liang sunyi” area yang dipercaya memiliki pusaran air yang sulit dideteksi. Beberapa penyelam lokal bahkan mengaku sering merasakan perubahan tekanan tiba-tiba di kawasan itu, seolah ditarik arus misterius dari dasar laut.
Tim SAR bersama aparat setempat kini memperluas area pencarian hingga radius dua mil laut dari lokasi hilangnya Rizki. Mereka juga melibatkan masyarakat pesisir untuk berjaga di beberapa titik kemungkinan korban terseret arus. Sementara itu, rekan-rekannya di bar tempat ia bekerja memilih menyalakan lilin di tepi pantai sebagai bentuk doa agar Rizki segera ditemukan dalam keadaan apa pun.
Tragedi ini kembali mengingatkan bahwa laut tak hanya menyimpan pesona, tetapi juga misteri yang memerlukan kehati-hatian dan respek bagi siapa pun yang menjadikannya bagian dari hidup. Nusa Penida mungkin indah, namun di balik birunya ombak, laut selalu punya cerita yang tak semua orang bisa pahami.***
Artikel Terkait
Aktivitas Water Sport di Tanjung Benoa Tetap Normal Meski Cuaca Ekstrem