Baliinyourhands.com - Bali, yang dikenal sebagai Pulau Dewata, mayoritas dihuni oleh masyarakat beragama Hindu. Namun, di beberapa wilayah terdapat komunitas Muslim yang telah lama bermukim dan menjadi bagian dari sejarah serta budaya Bali.
Kampung-kampung Muslim di Bali memiliki latar belakang sejarah yang unik dan menarik, mencerminkan akulturasi antara Islam dan budaya lokal.
Awal Kedatangan Islam di Bali
Islam mulai masuk ke Bali pada abad ke-14 hingga ke-15 melalui para pedagang dan ulama dari Jawa, Sulawesi, dan wilayah lain di Nusantara. Salah satu tokoh yang disebut-sebut membawa Islam ke Bali adalah Maulana Malik Ibrahim, seorang ulama dari Jawa Timur yang dikenal sebagai salah satu Wali Songo.
Baca Juga: Fariz RM Kembali Ditangkap di Bandung karena Narkoba, Begini Berbagai Kasus Terlarangnya
Islam berkembang di Bali seiring dengan hubungan dagang yang erat antara kerajaan-kerajaan di Bali dan kerajaan Islam di Jawa, seperti Kesultanan Demak dan Mataram Islam.
Kampung Muslim Tertua di Bali
Beberapa kampung Muslim di Bali memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan kedatangan para pedagang, tentara, dan pekerja dari luar Bali. Berikut adalah beberapa kampung Muslim tertua di Bali:
1. Kampung Gelgel, Klungkung
Kampung Gelgel dianggap sebagai komunitas Muslim tertua di Bali. Sejarahnya berkaitan dengan Kerajaan Gelgel yang dipimpin oleh Raja Dalem Waturenggong pada abad ke-16. Konon, raja Bali ini memiliki hubungan erat dengan Kerajaan Demak dan mendatangkan pasukan serta penasihat dari Jawa yang beragama Islam.
Baca Juga: Daftar 10 Negara dengan Umat Muslim Terbanyak di Dunia dan Budaya Unik Saat Ramadhan
Mereka menetap di Gelgel dan membangun komunitas Muslim yang bertahan hingga kini. Kampung Gelgel juga memiliki masjid tua, Masjid Nurul Huda, yang menjadi pusat kegiatan keagamaan.
2. Kampung Kepaon, Denpasar
Kampung Kepaon terletak di Denpasar dan dihuni oleh keturunan prajurit Bugis dan Makassar yang dulu bekerja untuk raja-raja Bali.
Para prajurit ini diberi izin untuk menetap dan berasimilasi dengan budaya setempat. Kampung Kepaon memiliki Masjid Agung Sudirman, yang menjadi salah satu masjid tertua dan terbesar di Bali.
Baca Juga: 6 Kuliner Ayam Legendaris di Bali: Sudah Coba yang Mana?
3. Kampung Loloan, Jembrana
Kampung Loloan di Kabupaten Jembrana dihuni oleh keturunan Bugis yang datang pada abad ke-17. Mereka awalnya adalah pelaut dan pedagang yang bermukim di daerah ini.
Masyarakat Loloan masih mempertahankan tradisi Bugis, termasuk dalam bahasa dan arsitektur rumah adat mereka. Masjid Baitul Qadim di Kampung Loloan menjadi saksi bisu sejarah panjang komunitas Muslim di daerah ini.