Baliinyourhands.com - Ubud dikenal bukan hanya karena pemandangan sawahnya yang menenangkan atau galeri seninya yang memesona, tetapi juga karena kekayaan kulinernya. Di balik setiap sudut jalan dan gang kecil, kamu bisa menemukan cita rasa Bali yang autentik maupun kafe modern yang menyajikan kreasi menu internasional.
Berikut ini beberapa tempat kuliner di Ubud yang wajib kamu kunjungi saat berlibur ke jantung budaya Pulau Dewata ini.
1. Ayam Kedewatan Ibu Mangku: Cita Rasa Bali yang Legendaris
Berbicara soal kuliner khas Bali, nama Ayam Kedewatan Ibu Mangku tak bisa dilewatkan. Berdiri sejak 1960-an, warung ini menyajikan nasi campur ayam khas Bali dengan cita rasa bumbu base genep yang kuat dan pedas menggugah selera.
Baca Juga: Strategi Exit Terbaik dari Suatu Usaha agar Tetap Menguntungkan dan Berkelanjutan
Satu porsi nasi ayamnya terdiri dari ayam betutu, sambal goreng, lawar, sate lilit, dan urap sayur. Meski tempatnya sederhana, suasana tradisional khas rumah Bali membuat pengalaman makan di sini terasa otentik. Harga seporsi nasi ayam berkisar Rp30.000–Rp40.000—terjangkau untuk cita rasa yang begitu melegenda.
2. Babi Guling Ibu Oka: Kuliner Ikonik Ubud
Tak lengkap rasanya ke Ubud tanpa mencicipi Babi Guling Ibu Oka, ikon kuliner yang sudah terkenal hingga mancanegara. Daging babinya empuk, kulitnya renyah, dan bumbu rempahnya meresap sempurna.
Disajikan bersama lawar, urap, sambal matah, serta nasi putih hangat, hidangan ini mencerminkan kekayaan rasa khas Bali. Lokasinya di dekat Puri Saren Ubud membuatnya mudah dijangkau wisatawan. Datanglah sebelum jam makan siang, karena antrian panjang sering kali terjadi, terutama saat akhir pekan.
Baca Juga: Jelajah Kreativitas di Ubud Writers & Readers Festival 2025: Aham Brahmasmi – I Am The Universe
3. Milk & Madu: Santai di Tengah Suasana Tropis
Beralih ke suasana yang lebih modern dan nyaman, Milk & Madu di Jalan Suweta menawarkan pengalaman brunch ala Bali yang menawan. Kafe ini dikenal dengan menu sarapan seperti avocado toast, smoothie bowl, dan pizza kayu bakar yang dibuat dengan bahan lokal segar.
Desain interiornya bergaya tropis dengan sentuhan boho, cocok untuk bersantai atau bekerja sambil menikmati kopi. Selain itu, ada area bermain anak, menjadikannya ramah keluarga. Harga menu mulai dari Rp50.000 hingga Rp120.000, sebanding dengan atmosfernya yang cozy dan Instagrammable.
4. Warung Bintangbali: Menikmati Pemandangan Sawah
Bagi kamu yang ingin makan sambil menikmati panorama hijau khas Ubud, Warung Bintangbali di Jalan Tirta Tawar bisa jadi pilihan. Menu favoritnya adalah ikan bakar dan mie goreng khas Bali, disajikan dengan sambal matah pedas dan segelas jus segar. Suasananya tenang dan jauh dari keramaian, cocok untuk melepas penat setelah seharian menjelajah.
5. Clear Café: Sehat dan Spiritual
Terakhir, untuk pencinta makanan sehat, Clear Café menjadi tempat yang wajib dikunjungi. Dengan menu vegan dan vegetarian yang lezat, kafe ini menawarkan pilihan smoothie, salad, dan raw desserts yang menyehatkan. Desain bangunannya yang menonjolkan unsur kayu dan elemen air menciptakan atmosfer damai, selaras dengan semangat Ubud yang dikenal spiritual.
Ubud memang destinasi yang tak hanya memanjakan mata, tapi juga lidah. Dari warung legendaris seperti Ayam Kedewatan Ibu Mangku dan Babi Guling Ibu Oka hingga kafe modern seperti Milk & Madu dan Clear Café, setiap tempat menghadirkan cerita kuliner yang berbeda. Jadi, saat kamu berkunjung ke Ubud, siapkan ruang ekstra di perut—karena setiap gigitan adalah bagian dari pengalaman budaya yang tak terlupakan.