Baca Juga: Kangen Kuliner Khas Bali di Jakarta, Datang Saja Ke Restoran Favorit Ivan Gunawan di Kemang
Belanja murah memang menyenangkan, tapi fenomena ini juga memunculkan tantangan tersendiri.
Pertama, barang KW yang dijual bisa merugikan pengrajin lokal yang sebenarnya menawarkan karya orisinal mereka. Banyak dari mereka kesulitan bersaing karena barang palsu lebih menarik perhatian turis asing.
Kedua, ini juga bisa mempengaruhi reputasi Bali sebagai destinasi wisata. Jika fenomena ini terus berlanjut tanpa pengawasan, citra Bali sebagai pusat seni dan budaya bisa tergeser oleh stigma sebagai pusat barang KW.