Bali In Your Hands - Pada awalnya tari pendet merupakan tari sakral yang dilakukan ketika ada upacara atau kegiatan keagamaan hindu di Pura. Hal ini dikarenakan tari pendet adalah tari penyambutan dan rasa syukur para dewata yang turun ke bumi dari kahyangan dam meberikan berkatnya kepada alam semesta dan manusia.
Baca Juga: Tari Payembrama
Seiring dengan perkembangan jaman, para seniman bali menjadikan tari pendet sebagai tari penyambutan tamu dan pembuka acara. Koreografi yang lebih modern seperti yang biasa kita lihat dalam berbagai pementasan saat ini adalah hasil dari ciptaan bapak. I Wayan Rindi.
Baca Juga: 5 Tempat Wisata Budaya di Bali Sarat Makna Yang Harus Kamu Kunjungi Saat Liburan Akhir Tahun 2024
Tari pendet umumnya ditarikan oleh empat atau lebih penari wanita dengan ciri khas pakaiannya kamen kombinasi warna merah dan kuning keemasan dengan hiasan rambut berupa bunga emas dan bunga lainnya, para penarinya juga membawa bokor sehingga sekilas mirip dengan tari Payembrama. Tari Pendet telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan kebudayaan tak benda
Di tahun 2009 sempat terjadi kontroversi dimana Tari pendet menjadi sorotan pada media-media di Indonesia dan menimbulkan sentiment negative rakyat Indonesia terhadap malaysia. Hal ini dikarenakan pada suatu program televise yaitu Enigmatic Malaysia Discovery Channel tari pendet sempat ditampilkan. Dari sudut pandang pemerintah diraja Malaysia, mereka menyatakan tidak mengetahui dan tidak tidak bertanggung jawab atas iklan tersebut, karena iklan tersebut dibuat oleh Discovery Channel Singapura.
Guna meredam permasalahan ini, pihak Discovery TV melayangkan surat permohonan maaf yang ditujukan kepada kedua negara, dan menyatakan bahwa jaringan televisi itu bertanggung jawab penuh atas tayangnya program tersebut.