love-bali

Hari Raya Nyepi Membantu Berkurangnya Emisi Karbon dan Efisiensi Energi

Selasa, 4 Februari 2025 | 21:54 WIB
(documentation/wino_art)

Baliinyourhands.com - Nyepi adalah Hari raya besar Hindu yang merupakan ritual tahunan perayaan tahun baru Caka yang dilaksanakan oleh umat Hindu di Indonesia dan umat Hindu Bali pada khususnya.

Hari Raya Nyepi memiliki tujuan sebagai pembersihan Bhuana Agung (alam semesta) dan Bhuana Alit (manusia ). Dalam pelaksanaannya Umat Hindu melakukan berbagai ritual dan kegiatan Upacara baik pra Nyepi sampai Pasca Nyepi.

Dalam artikel ini akan kita bahas beberapa fakta unik yang  berdampak positif ketika ritual Nyepi secara nyata dalam kehidupan manusia saat pelaksanaan Catur Bratha Penyepian terjadi.

Baca Juga: Pantai Padang Padang Keindahan Bali yang Menawarkan Gelombang Legendaris dan Pesona Alam yang Tak Terlupakan

Yang pertama adalah penghematan Bahan Bakar dan listrik. Dengan berhentinya semua kegiatan manusia yang besifat duniawi manusia, seperti perkantoran, hiburan, Bandar uadara, pelabuhan dan sekolah secara total maka terjadi efisiensi energi besar-besaran di Bali.

Hal ini dikarenakan kendaraan bermotor terparkir dan tidak dihidupkan di rumah selama 24 jam dalam kaitannya dengan ritual Amati Lelungan (larangan untuk bepergian) dan Amati Karya ( tidak melakukan kegiatan pekerjaan) .

Hal ini membuat pengeluaran bahan bakar bisa dihemat sampai 500 ribu liter, atau jika dirupiahkan sekitar lebih dari 5 miliar rupiah.

Baca Juga: Melukat Ritual Penyucian Diri yang Menyentuh Jiwa dan Menghubungkan Batin dengan Alam

 Berikutnya adalah beban penggunaan Listrik turun secara drastis dikarenakan ritual Amati Gni (tidak menyalakan api/cahaya) dan Amati Lelanguan (tidak melakukan kegiatan rekreasi atau bersenang-senang). Penghematan  listrik bisa mencapai 60%, tepatnya sekitar 290 megawatt (MW).

Dengan Terjadinya  penghematan tersebut maka kualitas Udara di Bali menjadi meningkat tajam . Penurunan polusi udara dan suara serta pengurangan limbah industri secara signinifikan meciptakan kondisi alam menjadi lebih baik, lebih sehat dan kondusif.

Inilah yang dimaksud dengan pembersihan Bhuana Agung dan Bhuana Alit. Dalam satu hari tersebut biarlah semesta yang bekerja dengan caranya dan manusia hening sejenak.

Baca Juga: Keberanian Berinovasi Kunci UMKM Bertahan dan Berkembang di Era Perubahan

Fakta berikutnya adalah munculnya sebuah rasa tenang yang khidmat di dalam keheningan serentak yang bisa dirasakan siapapun ketika berada di Bali. Dalam keheningan Nyepi di malam hari , di wilayah tertentu di Bali bahkan galaksi Bima Sakti bisa dilihat dengan mata telanjang karena langit menjadi jauh lebih cerah akibat hilangnya polusi.

Demikian beberapa fakta unik Nyepi di bali, di mana keheningannya memiliki makna yang dalam guna meningkatkan keseimbangan dan keharmonisan hidup dikarenakan terjadinya hubungan yang baik antara manusia dan alam.

Halaman:

Tags

Terkini

3 Rekomendasi Rasa Italia Harga Warung Di Denpasar

Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB