Baliinyourhands.com - Nyepi adalah Hari raya besar Hindu yang merupakan ritual tahunan perayaan tahun baru Caka yang dilaksanakan oleh umat Hindu di Indonesia dan umat Hindu Bali pada khususnya.
Hari Raya Nyepi memiliki tujuan sebagai pembersihan Bhuana Agung (alam semesta) dan Bhuana Alit (manusia ). Dalam pelaksanaannya Umat Hindu melakukan berbagai ritual dan kegiatan Upacara baik pra Nyepi sampai Pasca Nyepi.
Dalam artikel ini akan kita bahas beberapa fakta unik yang berdampak positif ketika ritual Nyepi secara nyata dalam kehidupan manusia saat pelaksanaan Catur Bratha Penyepian terjadi.
Yang pertama adalah penghematan Bahan Bakar dan listrik. Dengan berhentinya semua kegiatan manusia yang besifat duniawi manusia, seperti perkantoran, hiburan, Bandar uadara, pelabuhan dan sekolah secara total maka terjadi efisiensi energi besar-besaran di Bali.
Hal ini dikarenakan kendaraan bermotor terparkir dan tidak dihidupkan di rumah selama 24 jam dalam kaitannya dengan ritual Amati Lelungan (larangan untuk bepergian) dan Amati Karya ( tidak melakukan kegiatan pekerjaan) .
Hal ini membuat pengeluaran bahan bakar bisa dihemat sampai 500 ribu liter, atau jika dirupiahkan sekitar lebih dari 5 miliar rupiah.
Baca Juga: Melukat Ritual Penyucian Diri yang Menyentuh Jiwa dan Menghubungkan Batin dengan Alam
Berikutnya adalah beban penggunaan Listrik turun secara drastis dikarenakan ritual Amati Gni (tidak menyalakan api/cahaya) dan Amati Lelanguan (tidak melakukan kegiatan rekreasi atau bersenang-senang). Penghematan listrik bisa mencapai 60%, tepatnya sekitar 290 megawatt (MW).
Dengan Terjadinya penghematan tersebut maka kualitas Udara di Bali menjadi meningkat tajam . Penurunan polusi udara dan suara serta pengurangan limbah industri secara signinifikan meciptakan kondisi alam menjadi lebih baik, lebih sehat dan kondusif.
Inilah yang dimaksud dengan pembersihan Bhuana Agung dan Bhuana Alit. Dalam satu hari tersebut biarlah semesta yang bekerja dengan caranya dan manusia hening sejenak.
Baca Juga: Keberanian Berinovasi Kunci UMKM Bertahan dan Berkembang di Era Perubahan
Fakta berikutnya adalah munculnya sebuah rasa tenang yang khidmat di dalam keheningan serentak yang bisa dirasakan siapapun ketika berada di Bali. Dalam keheningan Nyepi di malam hari , di wilayah tertentu di Bali bahkan galaksi Bima Sakti bisa dilihat dengan mata telanjang karena langit menjadi jauh lebih cerah akibat hilangnya polusi.
Demikian beberapa fakta unik Nyepi di bali, di mana keheningannya memiliki makna yang dalam guna meningkatkan keseimbangan dan keharmonisan hidup dikarenakan terjadinya hubungan yang baik antara manusia dan alam.