Bali In Your Hands - Puasa di tengah cuaca tropis membuat dahaga semakin terasa. Saat azan magrib berkumandang, tegukan pertama dari minuman segar menjadi kenikmatan tak tergantikan.
Dari sekian banyak pilihan, dua minuman khas Bali, Es Kuwut dan Es Bir Pletok Bali, muncul sebagai bintang baru dalam dunia kuliner berbuka puasa. Sensasi segar, cita rasa unik, serta khasiatnya menjadikan keduanya semakin digemari.
Baca Juga: 8 Tips Sukses Menjual Bahan Pangan Selama Bulan Suci Ramadhan
Es Kuwut berasal dari Bali dan dikenal dengan rasa yang segar serta aroma khas jeruk nipis dan melon. Kata "kuwut" dalam bahasa Bali berarti kelapa muda, bahan utama dalam minuman ini.
Dengan tambahan serutan melon, selasih, perasan jeruk nipis, dan es batu yang melimpah, Es Kuwut menciptakan harmoni rasa antara manis, asam, dan segar yang langsung menghilangkan dahaga.
Keunikan Es Kuwut terletak pada komposisi sederhana namun memiliki sensasi yang luar biasa di lidah. Tak hanya memberikan efek menyegarkan, minuman ini juga kaya akan elektrolit alami yang membantu tubuh tetap terhidrasi setelah seharian berpuasa.
Kombinasi air kelapa dan jeruk nipis memberikan asupan vitamin C dan mineral yang mempercepat pemulihan energi.
Berbeda dari namanya, Es Bir Pletok Bali sama sekali tidak mengandung alkohol. Minuman ini merupakan adaptasi dari Bir Pletok khas Betawi, yang dibuat dengan campuran rempah-rempah seperti jahe, kayu secang, serai, dan cengkeh.
Versi Bali menghadirkan inovasi dengan tambahan bahan lokal yang memberikan nuansa lebih eksotis.
Cita rasa rempah yang khas dipadukan dengan es batu menciptakan sensasi yang unik di lidah. Rasa hangat dari jahe dan serai tetap terasa meski disajikan dingin, memberikan efek menyegarkan sekaligus menyehatkan.
Minuman ini juga diyakini mampu membantu pencernaan setelah berbuka puasa dan meningkatkan daya tahan tubuh berkat kandungan antioksidan dari kayu secang dan cengkeh.
Baik Es Kuwut maupun Es Bir Pletok Bali memiliki keunikan tersendiri yang membuat keduanya layak menjadi pilihan berbuka puasa.
Es Kuwut cocok bagi pecinta rasa manis dan segar yang ringan, sementara Es Bir Pletok Bali lebih menggoda bagi mereka yang menyukai sensasi rempah yang menyehatkan.
Keduanya juga bisa dibuat sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan. Es Kuwut hanya memerlukan kelapa muda, melon, jeruk nipis, dan selasih, sementara Es Bir Pletok Bali cukup dibuat dengan jahe, kayu secang, serai, dan gula merah.