Bali In Your Hands - Tampilan jam tangan yang dahulu identik dengan kesan kasual dan militer kini kembali merebut perhatian generasi muda. Tali kain yang pernah dianggap kuno, kini jadi simbol gaya baru yang berani tampil beda di tengah dominasi logam dan kulit. Kesan klasik yang melekat justru membuatnya semakin menonjol di antara tren modern.
Baca Juga: Bali Tak Pernah Tidur: 3 Restoran 24 Jam Ikonik di Pulau Dewata
Warna-warna netral seperti olive, navy, dan beige mendominasi kembali koleksi jam tangan bertali kain. Namun kini hadir dalam model yang lebih ramping dan dipadu dengan desain dial yang simpel tapi kuat karakter. Brand-brand lokal bahkan sudah mulai merilis lini khusus edisi retro dengan tali kain yang bisa diganti-ganti sesuai mood harian.
Baca Juga: Warung Laota: Surga Kuliner Bubur dan Masakan Cina Halal di Bali yang Buka Hingga 24 Jam
Tak hanya dari segi gaya, jam tangan bertali kain juga mencuri perhatian karena daya tahan dan kenyamanannya. Cocok digunakan saat cuaca panas karena sifat bahannya yang ringan dan mudah menyerap keringat. Beberapa brand menambahkan fitur quick-release strap yang memudahkan pengguna mengganti tali sendiri tanpa alat tambahan. Ini menjadikannya pilihan utama para pegiat urban fashion yang butuh fleksibilitas dan fungsi dalam satu genggaman.
Gaya boleh terus berganti, tapi esensi dari pilihan aksesori tetap soal kenyamanan dan kepercayaan diri. Jam tangan bertali kain mengingatkan bahwa sesuatu yang sederhana bisa tampil sangat kuat ketika punya cerita dan karakter. Waktu berjalan, tapi gaya tetap bisa menciptakan momen yang tak tergantikan.***
Artikel Terkait
Eksotis dan Epik! 5 Pantai di Bali yang Bisa Dinikmati 24 Jam Nonstop
Sahur Asyik di Denpasar 5 Tempat Unik Buka 24 Jam untuk Pengalaman Tak Terlupakan!
Tips Mengoptimalkan Jam Istirahat Kerja Saat Berpuasa di Bulan Suci Ramadhan
Bali Tengah Malam Fenomena Party Scene Kuta yang Beralih ke Jam Sore
Dimulai 3 April 2025, Ini Jam dan Lokasi One Way, Contraflow, hingga Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 2025
Warung Laota: Surga Kuliner Bubur dan Masakan Cina Halal di Bali yang Buka Hingga 24 Jam
Bali Tak Pernah Tidur: 3 Restoran 24 Jam Ikonik di Pulau Dewata