• Sabtu, 18 April 2026

Ramuan Berwarna Merah Yang Diracik Perempuan Tua Di Ubud Ini Dianggap Pembersih Energi Negatif Oleh Warga Lokal

Photo Author
Veronica Ellen, BaliInYourHands.com
- Senin, 5 Mei 2025 | 10:01 WIB
Minuman loloh cemcem dari Ubud dipercaya membersihkan energi negatif dan memberi manfaat kesehatan seperti detoks dan memperkuat pencernaan. (kompas.com)
Minuman loloh cemcem dari Ubud dipercaya membersihkan energi negatif dan memberi manfaat kesehatan seperti detoks dan memperkuat pencernaan. (kompas.com)


Bali In Your Hands - Di sebuah desa tersembunyi di Ubud, ada tradisi turun-temurun yang masih dijaga ketat oleh para perempuan tua.

Mereka meracik minuman tradisional berwarna merah pekat bernama Loloh Cemcem, sebuah ramuan herbal khas Bali yang tak hanya dipercaya menyembuhkan gangguan pencernaan, tapi juga disebut sebagai penjaga harmoni tubuh dan jiwa.

Daun cemcem yang menjadi bahan utama tumbuh liar di sekitar pura tua, hanya dipetik saat hari tertentu berdasarkan pawukon Bali.

Baca Juga: Mau Tau Sensasinya Es Daluman Bali? Jadi Minuman Tradisi Para Raja Dengan Kesegaran Alami Loh

Warga lokal menyebut loloh ini sebagai penetral aura setelah seseorang menghadiri upacara ngaben atau melukat. Dipercaya bahwa tubuh manusia bisa menyerap energi negatif dari lingkungan sakral.

Karena itu, meminum loloh cemcem sebelum atau sesudah ritual spiritual dianggap penting untuk menghindari gangguan tak kasat mata.

Tak jarang, minuman ini juga disajikan saat seseorang dianggap 'kerauhan' sebagai bagian dari penyembuhan secara spiritual dan fisik.

Baca Juga: Warisan Rempah Bali Minuman Empon Empon Dengan Racikan Khas Yang Menyegarkan dan Kaya Manfaat Bagi Tubuh

Selain unsur mistis, loloh cemcem juga menyimpan manfaat kesehatan yang telah diteliti. Rasa asam sepat dari daun cemcem mampu merangsang produksi enzim pencernaan, sementara campuran kelapa parut dan air jeruk nipis memperkaya kandungan antioksidan di dalamnya.

Proses pembuatannya pun tidak sembarangan: semua bahan harus diparut manual dan dicampur dalam wadah tanah liat, tanpa mesin dan logam, agar tidak menghilangkan 'jiwa' dari ramuan ini.

Tradisi menyeduh loloh cemcem bukan sekadar meracik minuman, tetapi juga merawat keseimbangan antara tubuh, alam, dan roh.

Baca Juga: Warisan Rempah Bali Minuman Empon Empon Dengan Racikan Khas Yang Menyegarkan dan Kaya Manfaat Bagi Tubuh

Di tengah modernitas, warisan ini menjadi pengingat bahwa keselarasan bisa dimulai dari tegukan sederhana yang sarat makna.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Veronica Ellen

Sumber: Beberapa Media

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X