• Sabtu, 18 April 2026

Pesona Tebing Tegal Wangi Di Jimbaran Bali Yang Jadi Rebutan Prewedding Senja Hari

Photo Author
Veronica Ellen, BaliInYourHands.com
- Rabu, 14 Mei 2025 | 11:00 WIB
Tebing Tegal Wangi Di Jimbaran Bali (iNews)
Tebing Tegal Wangi Di Jimbaran Bali (iNews)


Bali In Your Hands - Berada di ujung barat daya Pulau Bali, Tebing Tegal Wangi menjadi tempat rahasia yang tak banyak disinggung wisatawan.

Tak ada keramaian seperti di Kuta, hanya ada desir angin yang menerpa tebing curam menghadap Samudera Hindia.

Matahari yang turun perlahan di ufuk barat menciptakan siluet magis, membuat setiap pengunjung tenggelam dalam rasa syukur atas lukisan alam yang tak bisa diciptakan ulang.

Jimbaran memang dikenal dengan suasana pantainya yang romantis, namun Tegal Wangi menawarkan dimensi berbeda.

Baca Juga: Pantai Balangan Surga Wisatawan Dengan Ombak Panjang Dan Tebing Kapur Di Selatan Pulau Bali

Bukan sekadar pasir dan ombak, tapi perpaduan antara tebing kapur putih, langit terbuka, dan gemuruh air laut yang pecah di karang.

Tempat ini jadi buruan pasangan yang ingin sesi prewedding bernuansa dramatis, bahkan sejumlah fotografer Bali menyebutnya sebagai spot langka yang hanya bisa dimaklumi dengan mata kepala sendiri.

Untuk mencapai lokasi, perjalanan dari Bandara Internasional Ngurah Rai hanya memakan waktu 30 menit dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Jalur terakhir menuju bibir tebing sedikit berbatu, disarankan mengenakan alas kaki tertutup. HTM-nya gratis, namun kendaraan dikenakan tarif parkir lima ribu rupiah.

Baca Juga: Bungee Jumping Nusa Penida: Pengalaman Adrenalin Tak Terlupakan di Atas Tebing!

Lokasinya terbuka untuk umum sejak pagi hingga pukul tujuh malam, namun waktu terbaik datang adalah satu jam sebelum matahari tenggelam.

Tak hanya pemandangan, Tegal Wangi juga menyimpan gua kecil tersembunyi di bawah tebing yang bisa dijangkau saat air surut.

Fenomena langka ini jarang terekspose media lain dan menjadikannya daya tarik tersendiri.

Tebing Tegal Wangi adalah cerminan tempat yang tidak selalu ramai namun menawarkan pengalaman intim dan otentik.

Alam mengajarkan bahwa diam pun bisa begitu indah saat dilihat dari sudut yang benar.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Veronica Ellen

Sumber: Beberapa Media

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X