Bali In Your Hands - 5 bulan pertama tahun 2025 menjadi catatan positif bagi sektor pariwisata Bangli. Kabupaten yang berada di dataran tinggi Bali ini mencatat 592.241 kunjungan wisatawan dari Januari hingga Mei. Angka ini memperlihatkan geliat baru pariwisata Bangli setelah dua tahun penuh tantangan akibat pandemi dan perubahan pola wisata global.
Jumlah wisatawan domestik tercatat jauh lebih tinggi dibanding wisatawan mancanegara. Sebanyak 440.241 merupakan wisatawan nusantara, sementara 151.623 berasal dari luar negeri. Fenomena ini mengonfirmasi pergeseran preferensi perjalanan, di mana masyarakat lokal mulai mengeksplorasi wilayah pegunungan Bali yang menyuguhkan udara segar dan warisan budaya yang kental.
Desa Wisata Penglipuran di Kelurahan Kubu menjadi destinasi yang paling banyak dikunjungi. Dengan total 393.482 kunjungan, desa adat ini mempertahankan posisinya sebagai ikon pariwisata Bangli. Sebagian besar pengunjungnya adalah wisatawan domestik, sebanyak 341.704 orang. Wisatawan mancanegara berjumlah 51.788 orang, menjadikan Penglipuran tetap relevan di peta wisata internasional.
DTW Batur berada di posisi kedua dengan jumlah kunjungan mencapai 191.793 orang. Berbeda dari Penglipuran, komposisi pengunjung ke Batur cukup seimbang antara wisatawan domestik dan mancanegara. Tercatat 93.590 wisman dan 98.203 wisdom menikmati pesona kaldera, danau, serta jalur pendakian ke Gunung Batur.
Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Kuliner Lokal Wajib Coba di Renon, Denpasar: Surga Rasa di Tengah Kota
Sementara itu, DTW Kehen mencatat angka kunjungan 5.882 wisatawan, dengan dominasi dari wisatawan mancanegara. Sedangkan Trunyan, yang terkenal dengan tradisi pemakaman unik, dikunjungi oleh 862 orang, terdiri dari 659 wisdom dan 203 wisman. DTW Penulisan berada di urutan terakhir dengan total 173 kunjungan.
Wisata Bangli menunjukkan arah pertumbuhan yang sehat dan tetap didukung oleh kekuatan utama berupa daya tarik desa wisata dan pegunungan. Pemerataan kunjungan diharapkan terus ditingkatkan agar destinasi lain seperti Kehen, Trunyan, dan Penulisan ikut terdongkrak popularitasnya di mata publik.***
Lima Bulan Terakhir Penglipuran Jadi Magnet Utama Wisatawan di Kabupaten Bangli, disusul Batur. Sebagian besar pengunjung berasal dari wisatawan domestik, menunjukkan minat tinggi terhadap wisata budaya dan alam lokal.
Artikel Terkait
Arus Kuat Pantai Diamond Bawa Wisatawan Asal Medan Hingga Terseret Ke Tengah Laut
Bali Siapkan Pola Adaptasi Baru Agar Wisatawan Tetap Datang Meski Bayang Covid Kembali
Pantai Sunset Gratis Di Bali Yang Paling Epik Dan Jarang Tersorot Wisatawan Umum
Menelusuri 5 Tempat Epic Bali Utara Yang Belum Ramai Diketahui Wisatawan
5 Warung Legendaris Bali yang Tak Pernah Sepi Pengunjung Wisatawan