• Sabtu, 18 April 2026

Cara Mencegah Terjadinya Banjir Bandang: Langkah-Langkah Praktis yang Bisa Dilakukan

Photo Author
Myrna Soeryo, BaliInYourHands.com
- Jumat, 12 September 2025 | 12:00 WIB
Banjir bandang bisa dicegah (Canva/PhotoApp)
Banjir bandang bisa dicegah (Canva/PhotoApp)

Baliinyourhands.comBanjir bandang sering kali datang secara tiba-tiba dengan dampak yang menghancurkan, baik bagi lingkungan maupun kehidupan manusia. Di Indonesia, fenomena ini kerap terjadi akibat curah hujan ekstrem, alih fungsi lahan, hingga buruknya tata kelola lingkungan. Namun, ada banyak langkah pencegahan yang bisa dilakukan, baik oleh pemerintah, komunitas, maupun individu.

Pentingnya Pencegahan Sejak Dini

Banjir bandang bukan sekadar bencana alam, melainkan juga akumulasi dari faktor manusia seperti penebangan hutan, pembangunan di daerah resapan air, dan buruknya sistem drainase. Pencegahan menjadi kunci agar kerugian dapat diminimalisir. Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kesiapsiagaan dan mitigasi bisa menekan risiko korban hingga lebih dari separuhnya. Artinya, upaya kecil yang dilakukan sejak dini dapat berdampak besar.

Langkah-Langkah Pencegahan Banjir Bandang

1. Menjaga Kelestarian Hutan

Hutan berfungsi sebagai penyerap air alami. Penebangan liar dan alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian atau pemukiman membuat air hujan tidak terserap sempurna. Menanam kembali pohon (reboisasi) dan melindungi kawasan hutan menjadi salah satu langkah paling efektif.

Baca Juga: Bali Di Peringkat Tiga Pulau Terindah Dunia Versi Travel And Leisure

2. Mengelola Daerah Aliran Sungai (DAS)

Sungai yang dipenuhi sampah atau bangunan liar akan sulit menampung debit air tinggi. Normalisasi sungai, pembuatan jalur hijau di bantaran, serta larangan mendirikan bangunan di sekitar sungai adalah bagian dari pengelolaan DAS yang berkelanjutan.

3. Memperbaiki Tata Drainase Kota

Perkotaan yang tumbuh cepat sering kali melupakan pentingnya sistem drainase. Saluran yang mampet karena sampah atau tidak memadai untuk curah hujan tinggi menjadi pemicu utama genangan. Masyarakat bisa ikut mencegah dengan tidak membuang sampah sembarangan dan melakukan kerja bakti membersihkan saluran air.

4. Membangun Infrastruktur Penahan Banjir

Pemerintah daerah dapat mengantisipasi dengan membangun bendungan, tanggul, hingga sumur resapan. Teknologi sederhana seperti biopori di halaman rumah juga bisa membantu mengurangi limpasan air.

Baca Juga: Destinasi Wisata Tabanan Bali yang Wajib Dikunjungi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Myrna Soeryo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X