• Sabtu, 18 April 2026

Microaggression Di Kantor Yang Sering Membuat Gen Z Merasa Tidak Dihargai

Photo Author
Veronica Ellen, BaliInYourHands.com
- Selasa, 23 September 2025 | 17:00 WIB
Microaggression Di Kantor Yang Sering Membuat Gen Z Merasa Tidak Dihargai (tugu.com)
Microaggression Di Kantor Yang Sering Membuat Gen Z Merasa Tidak Dihargai (tugu.com)

Bali In Your Hands - Di balik suasana kantor yang tampak harmonis, ada kalimat-kalimat kecil yang sering terdengar seolah biasa saja. Namun bagi Gen Z, kata-kata itu justru terasa menohok. Microaggression, istilah untuk komentar halus namun menyakitkan, kini menjadi salah satu penyebab mengapa banyak anak muda kehilangan kenyamanan di dunia kerja.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Sajian Kuliner untuk Karyawan dalam Perayaan HUT RI ke-80 yang Bikin Semangat Kerja

  1. Bentuk microaggression yang kerap dialami Gen Z di tempat kerja antara lain:
    Meremehkan kemampuan karena usia – komentar seperti “masih hijau, belum paham” sering kali menyurutkan percaya diri.
  2. Stereotip generasi digital – anggapan bahwa mereka hanya bisa main media sosial tanpa memahami kerja serius.
  3. Candaan yang merendahkan – bercanda soal cara berpakaian atau gaya komunikasi dianggap normal padahal menyakiti.
  4. Mengabaikan pendapat – ide segar kerap tidak digubris hanya karena datang dari karyawan muda.

Menurut The Jakarta Post (2024), microaggression yang terus-menerus dialami karyawan muda dapat memicu stres, kehilangan motivasi, bahkan niat untuk hengkang. Sejumlah perusahaan mulai menyadari dampaknya.

Baca Juga: 10 Ide Lomba Seru untuk Staff dalam Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Tempat Kerja

Workshop komunikasi inklusif hingga mentoring lintas generasi kini digelar agar interaksi di kantor tidak lagi menimbulkan luka halus.

Lingkungan kerja seharusnya menjadi ruang tumbuh. Dengan menghindari microaggression, perusahaan bukan hanya menjaga mental karyawan muda, tetapi juga membuka peluang lahirnya ide segar yang membawa masa depan lebih baik.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Veronica Ellen

Sumber: Bali In Your Hands

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X