• Sabtu, 18 April 2026

Padangsambian Kelod Festival Menyalakan Kreativitas Warga Dengan Panggung Seni UMKM Dan Tradisi

Photo Author
Veronica Ellen, BaliInYourHands.com
- Minggu, 30 November 2025 | 15:00 WIB
 Padangsambian Kelod Festival Menyalakan Kreativitas Warga Dengan Panggung Seni UMKM Dan Tradisi Dalam Satu Perayaan Besar (merdeka)
Padangsambian Kelod Festival Menyalakan Kreativitas Warga Dengan Panggung Seni UMKM Dan Tradisi Dalam Satu Perayaan Besar (merdeka)

 

Bali In Your Hands - Lapangan Asta Gina di Desa Padangsambian Kelod berubah menjadi pusat perhatian ketika PDSK Fest dibuka secara resmi oleh I Kadek Agus Arya Wibawa. Malam itu atmosfer desa terasa berbeda karena panggung utama menghadirkan aura meriah yang menghubungkan seni tradisional dan kreativitas modern. Sorot lampu, dekorasi lokal, dan arus pengunjung menciptakan kesan bahwa festival ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan momentum kebangkitan desa.

Baca Juga: 7 Langkah Mudah Membuat Website UMKM Melalui Canva: Praktis, Cepat, dan Tanpa Coding

Di awal pembukaan, Tari Sekar Jempiring tampil sebagai ikon Kota Denpasar yang melekat erat pada identitas budaya masyarakat. Penyajiannya disusul Tari Legong Ginantra sebagai maskot Padangsambian Kelod yang diluncurkan khusus untuk festival ini. Dua tarian tersebut memberi warna awal yang kuat sebelum dilanjutkan pertunjukan kelompok seni dari Munduk Kangin dan Munduk Tegallantang yang memenuhi panggung dengan ciri khas masing masing.

Festival yang berlangsung selama tiga hari ini memberi kesempatan besar bagi masyarakat untuk menampilkan potensi seni, kuliner, kerajinan, serta produk unggulan UMKM lokal. Beragam stand mulai dari makanan tradisional, minuman kekinian berbahan lokal, hingga kerajinan tangan menjadi sarana bagi warga untuk memperkenalkan karya tanpa meninggalkan akar budaya. Seluruh elemen desa bergerak bersama mulai dari komunitas seni, karang taruna, pengrajin hingga pengusaha kecil sehingga festival ini menjelma menjadi bukti nyata kebersamaan.

Baca Juga: Big Boy Looks Good Wakili UMKM Bali di Global Sourcing Expo Australia 2025: Inklusivitas Fesyen dari Pulau Dewata

Dukungan pemerintah kota melalui kehadiran Arya Wibawa memperlihatkan komitmen serius dalam menguatkan ekonomi kreatif berbasis desa. Ia menegaskan bahwa PDSK Fest seharusnya menjadi ruang berkelanjutan yang membuka akses pasar dan meningkatkan daya saing pelaku lokal. Sinergi antara budaya dan ekonomi dipertemukan dalam satu ruang yang memberi manfaat nyata bagi pertumbuhan desa.

Di tengah pertunjukan, keramaian, dan kebanggaan warga, festival ini menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah komunitas tumbuh dari kerja bersama yang dijaga dengan hati. Kreativitas yang dirayakan dengan tulus akan membawa masa depan desa ke arah yang lebih cerah.VE***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Veronica Ellen

Sumber: Bali In Your Hands

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X