Baliinyourhands.com - Idul Fitri menjadi penanda pergantian bulan dari Ramadhan ke Syawal.
Di bulan Syawal ini, umat Muslim dianjurkan untuk meneruskan puasa selama 6 hari.
Karena dilarang berpuasa di 1 Syawal, puasa 6 hari bisa dimulai pada tanggal 2 Syawal atau H+1 Lebaran.
Puasa 6 hari di bulan Syawal memiliki pahala setara dengan puasa selama satu tahun menurut hadis yang diriwayatkan Muslim.
Baca Juga: Tradisi Sungkeman Suku Jawa saat Lebaran: Momen Sakral untuk Mempererat Silaturahmi
"Sungguh Rasulullah SAW bersabda, ‘Siapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian diiringi dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun,’” (HR Muslim).
Ada 3 niat puasa Syawal yang bisa jadi pilihan sesuai dengan kondisi saat akan memulai puasa.
- Niat Puasa Sejak Malam Hari - Puasa 6 Hari Berturut-turut
Nawaitu shauma ghadin ‘an adai sittatin min syawwal lillahi ta’ala
Baca Juga: 7 Tren Warna Make Up Untuk Tampilan Memukau Lebaran 2025
Artinya, “Saya niat puasa pada esok hari untuk menunaikan puasa sunah enam hari dari bulan Syawal karena Allah Ta’ala.”
- Niat Puasa Sejak Malam Hari - Puasa 6 Hari Terpisah