Bali In Your Hands - Di tengah kabut pagi yang turun pelan di perbukitan Desa Suter, Kabupaten Bangli, ada sebuah jalur sempit yang tidak terdeteksi peta wisata. Jalur ini bukan jalan utama, bukan pula trek buatan. Hanya tanah keras, batu terjal, dan bekas roda yang mengarah ke tempat yang tak banyak diketahui orang luar. Jalur ini adalah shortcut penduduk menuju sebuah pura yang dipercaya paling angker di desa.
Baca Juga: Air Mata Yang Tumpah Di Sebuah Pura Sepi Tanpa Nama Di Utara Bali Yang Tak Pernah Diceritakan
Nama pura itu adalah Pura Dalem Pingit, terletak jauh di dalam hutan pinus, sekitar 3 kilometer dari pemukiman terakhir. Tidak ada jalan aspal. Penduduk lokal menggunakan motor trail atau jalan kaki untuk mencapainya, terutama saat upacara piodalan. Beberapa pemuda yang terbiasa mengakses jalur ini bahkan menggunakannya sebagai trek latihan offroad. Bagi mereka, jalur yang licin dan curam ini justru terasa seperti panggilan untuk membuktikan keberanian.
Pura Dalem Pingit dikenal sebagai tempat pemujaan roh-roh penunggu dan hanya ramai saat hari besar. Selebihnya, ia dibiarkan sepi, bahkan terasa berat jika ditatap terlalu lama. Meski demikian, aura magis yang terpancar membuat beberapa wisatawan pecinta mistis dan petualangan spiritual penasaran ingin mencoba ke sana. Jam operasional pura tidak resmi, tapi masyarakat membuka akses mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WITA. Akomodasi terdekat bisa ditemukan di Kintamani, dengan pilihan homestay sederhana bernuansa alam dan udara dingin khas pegunungan.
Tidak semua jalur perlu dipermulus. Ada jalan yang harus tetap liar agar bisa menjaga cerita dan getarannya tetap hidup di hati mereka yang cukup berani menapakinya.***