panduan-bulanan

Sensasi Nasi Tepeng Di Pasar Senggol Klungkung Sajian Rempah Tradisi Yang Tak Terlupakan

Minggu, 27 April 2025 | 09:20 WIB
Nasi Tepeng di Pasar Senggol Klungkung dengan harga terjangkau menawarkan cita rasa rempah Bali yang kaya dan berkesan. (bali.pikiran.rakyat.com)


Bali In Your Hands - Pasar Senggol Klungkung menjadi destinasi kuliner yang wajib disambangi saat malam mulai beranjak.

Aroma rempah dari Nasi Tepeng yang mengepul dari gerobak sederhana langsung menyambut begitu memasuki area pasar.

Warna-warni tenda dan keramaian pedagang menciptakan suasana nostalgia yang hangat, seolah membawa kembali ke masa lalu Bali yang sederhana dan bersahaja.

Baca Juga: Nasi Tahu Ni Sarti Sukawati: Kuliner Halal Legendaris di Gianyar Bali Sejak 1963 yang Hanya Jual Satu Menu

Nasi Tepeng di Pasar Senggol Klungkung dikenal dengan teksturnya yang lembut, nyaris menyerupai bubur, namun tetap mempertahankan cita rasa nasi.

Setiap piring disajikan bersama sayuran segar seperti kacang panjang, terung, daun kelor, serta sentuhan pedas dari sambal ulek tradisional.

Bumbu khas Bali seperti lengkuas, kencur, dan kemiri terasa begitu pekat, membuat setiap suapan menghadirkan sensasi rasa yang kaya dan autentik.

nasiBaca Juga: Tuniang Bali Buka Cabang Baru di Denpasar: Surga Nasi Campur Halal dan Nasi Sela Khas Pulau Dewata

Lokasi pasar berada di Jalan Untung Surapati, tepat di pusat Kota Semarapura, Klungkung. Jam operasional dimulai dari pukul 17.00 hingga 22.00 WITA, ideal untuk berburu makan malam setelah berkeliling kota.

Harga per porsi Nasi Tepeng di sini sangat ramah di kantong, berkisar antara Rp10.000 hingga Rp15.000, tergantung pada tambahan lauk seperti telur atau ayam suwir.

Baca Juga: Nasi Tepeng Pagi Hari Di Pasar Senggol Klungkung Sajian Rempah Tradisi Yang Membangunkan Cita Rasa Leluhur

Menjelajahi kelezatan Nasi Tepeng di Pasar Senggol Klungkung tidak sekadar soal rasa, namun juga menyelami cerita budaya Bali yang hidup dalam setiap bumbu dan sentuhan tangan penjualnya.

Sajian sederhana ini menjadi pintu masuk untuk merasakan kehangatan tradisi dan keramahan warga lokal yang tak pernah lekang oleh waktu. ***

 

Tags

Terkini