Bali In Your Hands - Hamparan pasir kecokelatan dan deretan cemara laut yang berbaris rapi di sisi pantai membuat kawasan ini terasa seperti potongan film romantis. Namun belakangan, sebuah aktivitas sederhana mendadak viral di media sosial, yaitu menunggang kuda di tepi Pantai Cemara sambil difoto menggunakan lensa fisheye. Gaya visual yang unik dan dramatis ini menciptakan suasana liburan yang berbeda dari biasanya.
Pantai Cemara yang berlokasi di Desa Pemogan, Denpasar Selatan ini memang tidak seramai pantai-pantai populer lainnya di Bali. Justru ketenangannya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang mencari pengalaman visual yang estetik. Spot berkuda ini digagas oleh komunitas lokal pecinta kuda yang membuka wahana riding untuk umum dengan jalur melintasi tepi pantai, ditemani hembusan angin dan panorama laut terbuka.
Jam operasional wahana kuda ini dimulai pukul 07.00 hingga 17.00 WITA setiap hari. Harga untuk satu sesi berkuda selama 15 menit dibanderol Rp75.000, sudah termasuk fasilitas dokumentasi dari pengelola. Lensa fisheye menjadi ciri khas dokumentasi mereka, yang membuat hasil foto terlihat artistik dengan sudut pandang melengkung yang menyorot seluruh bentang alam, kuda, dan ekspresi penunggang dalam satu bingkai yang imajinatif.
Sensasi menunggang kuda di tengah hembusan angin laut dan sunyi alam membuat pengalaman ini lebih dari sekadar aktivitas wisata. Banyak pengunjung sengaja datang pagi hari agar mendapat pencahayaan alami yang lembut untuk hasil foto terbaik. Keindahan yang tercipta bukan hanya dari panorama, tetapi juga dari bagaimana setiap momen ditangkap dalam dimensi yang tidak biasa.***