Restoran Massimo sendiri terdiri dari tiga bagian. Di dekat pintu masuk terdapat area duduk taman dengan pepohonan dan tanaman tropis rindang yang memberikan keteduhan bagi para tamu di siang hari.
Saat malam hari, tempat ini menjadi favorit bagi kamu yang ingin menikmati makan malam romantis diterangi cahaya lilin. Lebih jauh di dalam bangunan terdapat area tempat duduk dalam ruangan yang besar.
Bagian ini dilengkapi dengan meja-meja panjang; cocok untuk rombongan dan keluarga. Yang terakhir adalah bagian ber-AC di mana para tamu dapat menikmati sajian lezat Massimo dengan kenyamanan maksimal.
Memang, Massimo telah lama menjadi tempat berkumpulnya keluarga atau perayaan meriah. Apa pun acaranya, Massimo menawarkan pengalaman bersantap otentik Italia yang tak tertandingi dalam suasana penuh cita rasa di mana selalu ada sesuatu untuk semua orang.
Baca Juga: Menjelajah 6 Tempat Kuliner Favorit Dalam 1 Hari Saja Di Ubud! Ada Yang Kamu Suka Datangi?
- Stuja Di Pantai
Didasari atas kecintaan terhadap kopi Indonesia dan kesadaran terhadap kelestarian bumi, STUJA pertama kali didirikan pada tahun 2019.
Tidak hanya menawarkan varian rasa kopi Indonesia, fokus Stuja Di Pantai juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
Di sini kamu bisa duduk-duduk di area outdoor yang berpasir langsung sebagai lantainya dan indoor yang memiliki pemandangan menyejukkan ke pantai.
- Warung Makan Mak Beng
Warung Mak Beng menawarkan menu andalan, yakni sup kepala ikan dan ikan goreng. Kelezatan ikan goreng di sini terletak pada teksturnya yang garing di luar.
Tapi bagian dalam ikannya tetap lembut dan tidak keras sama sekali. Teksturnya kokoh tanpa aroma anyir. Apalagi dipadukan dengan sambal terasi khas Mak Beng yang bikin nagih.