• Sabtu, 18 April 2026

Stop Fokus Jual Produk! Jual Koneksi Emosi Melalui Branding!

Photo Author
Myrna Soeryo, BaliInYourHands.com
- Selasa, 28 Januari 2025 | 12:18 WIB
Identitas brand penting untuk membuat koneksi emosi (pexels/yankrukau)
Identitas brand penting untuk membuat koneksi emosi (pexels/yankrukau)

Baliinyourhands.com - Pernah nggak kamu melihat satu iklan di TV atau platform digital di mana, produk yang dijual, malah tidak terlihat sama sekali, tapi yang ditampilkan malah koneksi emosi yang ditampilkan mewakili produk tersebut?

Contoh jenama lain yang nggak menjual produk adalah Lego, yang menjual kreativitas, imajinasi dan keterlibatan orang satu sama lain.

Rolls Royce, mereka menjual kemewahan, status sosial dan ekslusivitas, sedangkan di lain pihak Tesla menjual inovasi, teknologi dan keberlanjutan. 

Baca Juga: Memulai Bisnis Yang Sukses Dimulai dari Pola Pikir dan Keberanian Mencoba

Kamera GoPro juga tidak mengedepankan mejual kamera tapi yang mereka jual adalah nilai petualangan, rasa antusias dan mendapatkan momen dari kondisi tersebut.

Bila kamu ingin jenama kamu mudah diingat oleh konsumen potensial kamu, jual koneksi emosi yang bisa ditimbulkan dari memiliki produk dengan jenama kamu.

Untuk itu diperlukan brand identity yang kuat. Termasuk seperti apa brand kamu dalam bertutur kata, visual dan cerita yang diwakilkan. Itulah mengapa branding tidak hanya sekedar logo saja, tapu juga diperlukan personifikasi dari brand.

Yuk, mulai pikirkan, brand produk kamu, identitas dan ceritanya seperti apa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Myrna Soeryo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X