umkm-bali

10 Jenis Usaha yang Laris Saat Musim Mudik Lebaran dan Mudah Dilakukan dengan Modal Terbatas

Minggu, 9 Maret 2025 | 17:00 WIB
Ada 10 jenis usaha laris saat musim mudik lebaran (pexels/ketutusubiyanto)

Baliinyourhands.com - Musim mudik Lebaran merupakan momen tahunan yang dinantikan oleh banyak orang di Indonesia. Pergerakan masyarakat yang meningkat drastis selama periode ini menciptakan berbagai peluang usaha yang menjanjikan.

Dengan modal terbatas, ada beberapa jenis usaha yang dapat dijalankan dan berpotensi menghasilkan keuntungan besar.

Berikut beberapa usaha yang laris saat musim mudik Lebaran, dirangkum dari berbagai sumber:

Baca Juga: Maksimalkan Potensi ChatGPT: Panduan Prompting untuk Hasil Terbaik

1. Jasa Titip dan Pengiriman Barang

Mudik sering kali membuat orang kerepotan dalam membawa barang bawaan mereka. Jasa titip dan pengiriman barang menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Anda bisa membuka jasa titip barang dari kota besar ke kampung halaman atau sebaliknya. Modal utama yang diperlukan adalah kemasan yang aman dan kerja sama dengan ekspedisi.

2. Jasa Angkut dan Sewa Kendaraan

Saat musim mudik, banyak orang yang mencari kendaraan untuk pulang ke kampung halaman. Jika Anda memiliki kendaraan pribadi seperti mobil atau motor, Anda bisa menyewakannya kepada pemudik. Selain itu, menyediakan jasa angkut barang bagi pemudik yang membawa banyak oleh-oleh juga bisa menjadi peluang usaha yang menguntungkan.

3. Berjualan Oleh-Oleh Khas Daerah

Pemudik sering kali membawa oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman. Anda bisa memanfaatkan peluang ini dengan menjual makanan khas daerah seperti kue kering, dodol, atau camilan khas lainnya. Dengan modal terbatas, Anda bisa mulai sebagai reseller atau memproduksi sendiri dalam jumlah kecil.

Baca Juga: Rahasia Bali yang Tak Terungkap: Jelajahi 6 Keindahan Tersembunyi

4. Jasa Cuci Kendaraan

Setelah menempuh perjalanan jauh, kendaraan para pemudik tentu membutuhkan perawatan. Jasa cuci kendaraan menjadi bisnis yang laris manis selama musim mudik dan setelahnya. Dengan modal minimal untuk peralatan cuci seperti selang, sabun, dan spons, Anda sudah bisa memulai usaha ini di lokasi strategis, seperti dekat terminal atau rest area.

5. Jualan Makanan dan Minuman di Rest Area

Bagi yang berada di sekitar jalur mudik atau rest area, berjualan makanan dan minuman bisa menjadi usaha yang sangat menguntungkan. Anda bisa menjual makanan ringan, gorengan, atau minuman segar seperti es kelapa. Dengan modal yang tidak terlalu besar, usaha ini bisa memberikan keuntungan besar dalam waktu singkat.

6. Jasa Sewa Penginapan Sementara

Banyak pemudik yang membutuhkan tempat istirahat sementara sebelum melanjutkan perjalanan. Jika Anda memiliki ruang kosong di rumah, Anda bisa menyewakannya sebagai tempat menginap sementara. Dengan modal kecil untuk persiapan tempat tidur dan kebersihan, Anda bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari usaha ini.

Baca Juga: Podcast Login: Menggambarkan Keharmonisan dan Kolaborasi Antar Umat Beragama Ala Onad dan Habib Husei Jaffar didukung Deddy Corbuzier

7. Jualan Perlengkapan Perjalanan

Selama perjalanan mudik, pemudik sering kali membutuhkan perlengkapan seperti masker, tisu basah, power bank, hingga bantal leher. Menjual perlengkapan ini bisa menjadi bisnis modal kecil yang laris selama musim mudik. Anda bisa berjualan di pinggir jalan, terminal, atau melalui platform online.

8. Jasa Tambal Ban dan Bengkel Darurat

Perjalanan jauh sering kali menyebabkan kendaraan mengalami masalah teknis. Jika Anda memiliki keterampilan di bidang otomotif, membuka jasa tambal ban dan bengkel darurat di jalur mudik bisa menjadi peluang usaha yang menguntungkan. Dengan modal peralatan sederhana, Anda sudah bisa menjalankan usaha ini dan membantu banyak pemudik.

Halaman:

Tags

Terkini