umkm-bali

Ini Dia! 5 Prompt ChatGPT Agar Branding Merek Kamu Tepat

Sabtu, 21 Desember 2024 | 13:00 WIB
Membuat branding yang murah, tepat dan cepat bisa dibantu oleh teknologi rekayasa buatan saat ini (pexels/arshadsuthar)

Baliinyourhands.com - Buat kamu yang punya usaha,namun masih bingung soal branding untuk merek usaha kamu atau bahkan produk baru, jangan khawatir!

Sekarang dengan kecanggihan rekayasa buatan atau Artificial Intelligence (AI), kamu bisa membuat strategi branding kamu jadi tepat dan cepat dengan bantuan platform seperti ChatGPT.

Berikut prompt yang harus kamu ketik di ChatGPT ya, dilansir dari akun Instagram @copywriting_by_kristin

Baca Juga: Lebih Cuan Bayar Influencer atau Pasang Ads? Kita Pahami Dulu Perbandingannya, Yuk!

  1. Tentukan Kepribadian Brand Kamu

Prompt:

“Saya ingin menentukan kepribadian brand saya agar sesuai dengan [audiens tertentu]. Bisnis saya adalah [deskripsi singkat tentang bisnis, industri, dan layanan Anda]."

Berikan deskripsi kepribadian berdasarkan faktor-faktor berikut:

  • Ciri-ciri utama yang saya ingin audiens saya kaitkan dengan merek saya (misalnya dapat dipercaya, mudah didekati, percaya diri).
  • Emosi yang saya ingin audiens saya rasakan saat berinteraksi dengan merek saya (misalnya, terinspirasi, yakin).
  • Brand dengan kepribadian yang saya kagumi (misalnya, Nike, Glossier)
  • Gambarkan brand saya seolah-olah itu adalah seseorang, termasuk nada suara, penampilan, dan perilaku.

Baca Juga: Memulai Bisnis Yang Sukses Dimulai dari Pola Pikir dan Keberanian Mencoba

  1. Kembangkan Panduan Gaya Suara Merek

Prompt:

“Bantu saya membuat panduan gaya suara merek terperinci untuk bisnis saya. Berikut beberapa konteksnya: Saya adalah [jelaskan peran/bisnis Anda, misalnya, pelatih karier untuk wanita di bidang teknologi]. Saya ingin suara merek saya terasa [nada kata sifat seperti memberdayakan, profesional, atau komunikatif]."

Sertakan yang berikut dalam panduan:

  • Karakteristik suara (misalnya, ramah, profesional, jenaka)
  • Kata atau frasa yang ingin saya sertakan secara konsisten (misalnya, kejelasan adalah kekuatan)
  • Kata atau frasa yang harus dihindari (misalnya, jargon atau kata kunci yang terlalu sering digunakan)
  • Cara menyesuaikan suara untuk berbagai platform (misalnya, teks Instagram vs salinan situs web)
  • Contoh pesan “sesuai merek” vs “tidak sesuai merek”.

Baca Juga: Ternyata! Branding Harus Sesuai dengan Profil Target Audiens Dan Bukan Profil Pengusaha

  1. Kalibrasi Nada untuk Audiens Tertentu

Permintaan:

“Saya ingin menyesuaikan nada merek saya agar terhubung dengan [audiens tertentu, misalnya, pendiri perempuan berpenghasilan enam digit]."

Halaman:

Tags

Terkini