Baliinyourhans.com - Setiap tahunnya umat Hindu merayakan tahun Baru Caka atau yang umum disebut dengan Hari raya Nyepi. Ada beberapa rentetan Upacara dan Ritual yang dilakukan sebelum dilangsungkannya Nyepi.
Dalam artikel ini akan dijelaskan tentang upacara Melasti atau Mekiyis, sebagai urutan pertama dalam rentetan upacara sebelum Nyepi.
Melasti merupakan proses pembersihan diri manusia secara lahir dan bathin, juga sebagai upacara pembersihan alam semesta . Didalam Lontar Sunarigama dan Sanghyang Aji Swamandala yang menggunakan bahasa Jawa Kuno disebutkan:
"Melasti ngarania ngiring prewatek dewata angayutaken laraning jagat, papa klesa, letuhing bhuwana".
Yang diartikan bahwa Melasti bertujuan untuk meningkatkan Sraddha dan Bhakti kepada para Dewata yang merupakan manifestasi Sang Hyang Widhi wasa ( Tuhan yang maha Esa) untuk menghanyutkan penderitaan manusia, menghilangkan papa klesa dan mencegah kerusakan alam.
Ritual ini dimulai dengan suatau kegiatan persembahyangan bersama di Pura yang dipimpin oleh Pandita atau Pedanda. Kemudian umat melanjutkan dengan melakukan perjalanan secara bersama-sama diiringi gamelan Beleganjur ke sumber air yang utama yaitu pantai atau Laut.
Sesampai di pantai atau laut, ritual dilanjutkan kembali dengan persembhayangan bersama, dipimpin oleh Pandita atau Pedanda lalu ditutup dengan melarung aneka sesaji yang sudah dihaturkan ke tengah laut sebagai symbol rasa syukur dan terimakasih Kepada Sang Pencipta.
Baca Juga: 7 Tips Mencari Kos atau Rumah Kontrakan di Bali Agar Tidak Tertipu
Bagi Umat Hindu yang tinggal jauh dari Laut, Upacara Melasti bisa dilakukan di Sungai besar yang ada di sekitar tempat tinggalnya jadi tidak harus ke laut untuk menyelesaikan ritual tersebut.
Sekarang jadi mengerti ya, apa makna dari upacara Melasti yang kerap kita lihat di pantai.
Artikel Terkait
Fenomena You Only Need One (YONO) dan Dampaknya bagi Industri Pariwisata Indonesia
Fenomena Frugal Living dan Dampaknya bagi Industri Pariwisata Bali
Thrifting: Membeli Barang Bekas dan Dampaknya bagi Industri Pariwisata Bali
Cara Berhemat dan Menerapkan Prinsip 'You Only Need One' YONO Selama Bulan Suci Ramadhan 2025