4. Tegukopi Kintamani
Tegukopi menyajikan nuansa industrial yang hangat dengan pemandangan langsung ke Gunung Batur. Yang menarik dari kafe ini adalah tempat duduknya yang dibuat bertingkat di luar ruangan, sehingga setiap pengunjung bisa mendapatkan spot terbaik untuk menikmati panorama.
Kopi khas Tegukopi adalah hasil racikan biji lokal Kintamani dengan teknik seduh manual seperti V60 dan syphon. Untuk pengunjung yang ingin bersantai lebih lama, mereka juga menyediakan area co-working dan WiFi kencang—menjadikannya pilihan tepat bagi digital nomad yang ingin bekerja sambil healing.
5. Ritatkala Cafe
Ritatkala mungkin tidak sepopuler beberapa nama di atas, namun kafe ini punya daya tarik tersendiri. Dikenal sebagai tempat terbaik untuk menikmati golden hour di Kintamani, Ritatkala menawarkan spot sunset dengan siluet Gunung Batur yang dramatis.
Dengan bangunan bergaya boho chic dan banyak spot foto menarik, kafe ini cocok untuk kamu yang mencari ketenangan sambil menikmati makanan comfort food seperti nasi goreng, pasta, atau teh herbal hangat. Ritatkala juga sering mengadakan event musik akustik live yang menambah romantisme suasana.
Kintamani bukan hanya surga bagi pecinta alam, tetapi juga untuk para pencinta kopi dan estetika visual. Dengan latar panorama alam yang luar biasa, kafe-kafe di Kintamani menawarkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan.
Mulai dari suasana cozy, pemandangan dramatis, hingga cita rasa kopi lokal berkualitas, semua bisa kamu temukan di sini. Jadi, jika kamu berencana ke Bali, sempatkan waktu sejenak untuk menjelajahi sisi lain pulau dewata dari atas awan di Kintamani.