whats-new

Bali Sambut Ribuan Wisatawan: Tiga Kapal Pesiar Internasional Bersandar Bersamaan di Pelabuhan Benoa

Senin, 24 Februari 2025 | 16:00 WIB
Pelabuhan Benoa disandari tiga kapal pesiar sekaligus (pexels/mikhailnilov)

Baliinyourhands.comSejarah baru tercatat di Pelabuhan Benoa, Denpasar, ketika tiga kapal pesiar mewah sandar secara bersamaan pada Jumat siang, 21 Februari 2025.

Momen bersejarah ini menandai pencapaian penting bagi sektor pariwisata maritim Indonesia, khususnya Bali.

Dilansir dari akun Instagram otwmelaliofficial, ketiga kapal pesiar yang berhasil sandar adalah:

  • Silver Nova: Kapal pesiar mewah dengan panjang 244 meter, membawa 1.185 penumpang dan kru.
  • Queen Elizabeth: Kapal pesiar megah dengan panjang 293 meter, membawa 2.927 penumpang dan kru.
  • Viking Sky: Kapal pesiar elegan dengan panjang 228 meter, membawa 1.311 penumpang dan kru.

Baca Juga: 10 Profesi di Kapal Pesiar yang Banyak Diminati oleh Orang Lokal Bali

Kehadiran tiga kapal pesiar besar ini membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi Bali. Ribuan wisatawan yang turun dari kapal memiliki potensi besar untuk meningkatkan berbagai sektor, termasuk:

  • Perhotelan
  • Restoran
  • Transportasi
  • Ekonomi kreatif lokal

Pelabuhan Benoa mencatat tonggak sejarah dengan bersandarnya tiga kapal pesiar internasional secara bersamaan.

Baca Juga: Rekomendasi 10 Aktivitas dalam Ruangan untuk Umat Non-Hindu saat Hari Raya Nyepi di Bali

Johannes Wahyu, Plh Executive Director 3 Pelindo, menyatakan bahwa peristiwa ini menandai peningkatan status Pelabuhan Benoa sebagai destinasi utama kapal pesiar internasional. I

a juga mengindikasikan potensi pelabuhan tersebut untuk menjadi "home port" bagi kapal pesiar di masa depan.

Pencapaian ini merupakan hasil dari upaya Pelindo dalam meningkatkan fasilitas dan layanan Pelabuhan Benoa.

Dengan infrastruktur yang ditingkatkan, pelabuhan ini siap menerima lebih banyak kunjungan kapal pesiar internasional, yang diharapkan akan berdampak positif pada sektor pariwisata dan ekonomi Bali.

Menteri BUMN, Erick Thohir, memberikan apresiasi atas pencapaian ini, menyebutnya sebagai sejarah baru bagi Pelabuhan Benoa.

Ia menekankan potensi ekonomi dari kedatangan ribuan wisatawan, yang dapat memberikan kontribusi signifikan bagi sektor perhotelan, restoran, transportasi, dan ekonomi kreatif lokal.

Dengan meningkatnya kunjungan kapal pesiar internasional, Pelabuhan Benoa diharapkan dapat menjadi salah satu gerbang utama pariwisata maritim di Indonesia.

Tags

Terkini