Baliinyourhands.com - Dalam dunia pastry yang terus berkembang, satu jenis kue khas Prancis mulai menarik perhatian para pecinta kuliner di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.
Kue tersebut adalah canelé, camilan mungil yang memiliki tekstur renyah di luar dan lembut di dalam, dengan aroma khas dari rum dan vanila.
Dengan tampilan kecil berlekuk seperti silinder dan warna cokelat karamel yang mengilap, canelé semakin sering muncul di etalase bakery ternama dan menjadi favorit baru bagi pecinta kue premium.
Baca Juga: Tren Foto AI Ghibli: Pro-Kontra dan Pelajaran bagi Pengusaha
Sejarah Canelé: Dari Biara ke Meja Modern
Canelé berasal dari wilayah Bordeaux, Prancis, dan dipercaya telah ada sejak abad ke-18. Kue ini pertama kali dibuat oleh biarawati di biara setempat, yang memanfaatkan kuning telur sisa dari proses penyaringan putih telur dalam pembuatan anggur.
Mereka menciptakan adonan sederhana dari tepung, susu, gula, dan kuning telur, kemudian memanggangnya dalam cetakan tembaga khusus untuk menghasilkan kulit yang renyah dan beraroma karamel.
Seiring waktu, canelé berkembang menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya kuliner Bordeaux. Hingga saat ini, kue ini masih dianggap sebagai salah satu ikon kuliner kota tersebut, dengan beberapa bakery ternama di Bordeaux yang mempertahankan resep tradisionalnya secara turun-temurun.
Baca Juga: Tren TikTok Tari Tangan Velocity: Fenomena Baru dalam Silaturahmi Lebaran 2025
Rahasia Tekstur Unik Canelé
Salah satu daya tarik utama canelé adalah kontras teksturnya: bagian luar yang keras dan karamels serta bagian dalam yang lembut dan sedikit kenyal. Untuk mencapai tekstur sempurna ini, ada beberapa faktor penting dalam proses pembuatannya:
-
Cetakan Kuningan atau Tembaga – Canelé secara tradisional dipanggang dalam cetakan logam yang dilapisi lilin lebah atau mentega. Ini membantu menciptakan lapisan karamelisasi yang khas.
-
Proses Pemanggangan yang Tepat – Suhu tinggi digunakan di awal pemanggangan untuk membentuk kulit renyah, lalu diturunkan agar bagian dalam matang merata tanpa menjadi terlalu padat.
-
Penggunaan Rum dan Vanila – Dua bahan utama ini memberikan rasa khas yang membedakan canelé dari kue lainnya.
Baca Juga: Mengenal Maxime Bouttier: Aktor Yang Dibesarkan di Bali dan Menjadi Tunangan Luna Maya
Popularitas Canelé di Dunia dan Indonesia
Meskipun awalnya hanya dikenal di Bordeaux, kini canelé telah menyebar ke berbagai negara dan menjadi bagian dari tren bakery modern. Dengan semakin berkembangnya apresiasi terhadap kue khas Prancis di Indonesia, banyak toko roti dan kafe premium mulai memasukkan canelé ke dalam menu mereka.