whats-new

Paris African Chicken, Sensasi Baru yang Mengguncang Canggu Bali

Minggu, 27 April 2025 | 17:30 WIB
African chicken populer di Canggu Bali (Website/TasteAU)

Baliinyourhands.com - Di tengah hiruk pikuk kuliner Canggu yang terus berkembang, sebuah nama baru sedang ramai diperbincangkan: Paris African Chicken. Restoran ini tidak hanya menawarkan rasa, tetapi juga menghadirkan pengalaman gastronomi yang membangkitkan rasa penasaran para pencinta kuliner dari seluruh dunia.

Begitu melangkah ke dalam Paris African Chicken, aroma rempah-rempah khas Afrika yang berpadu dengan teknik memasak bergaya Eropa langsung menyambut indera penciuman. Tempat ini mengusung suasana santai namun penuh karakter, dengan interior bergaya rustic tropis yang membuat siapa saja betah berlama-lama.

Dinding bertekstur, sentuhan warna tanah, dan ornamen kayu alami berpadu harmonis dengan alunan musik Afrobeat yang mengalun lembut di latar belakang.

Baca Juga: Penuhi Wasiat dan Keinginan 10 Tahun Lalu, Pemakaman Ricky Siahaan Diiringi Lagu The Smashing Pumpkins

Menu andalannya, tentu saja, adalah ayam panggang khas Afrika dengan teknik marinasi mendalam yang disebut "African spice rub". Ayam di sini direndam selama berjam-jam dalam campuran rempah seperti paprika asap, jintan, bawang putih, jahe, dan sedikit sentuhan cabai Scotch bonnet yang pedas namun menggoda.

Setelah itu, ayam dipanggang perlahan hingga kulitnya renyah dan dagingnya tetap juicy—sebuah teknik yang membawa kehangatan kuliner benua Afrika ke jantung Bali.

Paris African Chicken bukan sekadar soal rasa. Mereka juga mengedepankan prinsip farm-to-table, menggunakan ayam kampung organik lokal dan bahan segar dari petani Bali. Ini membuat setiap sajian terasa otentik namun tetap ramah lingkungan—sesuai dengan semangat Canggu yang kini kian sadar akan pentingnya keberlanjutan.

Baca Juga: Geger Seorang Ibu Lapor Anaknya Diculik Ternyata Hanya Rekayasa, Ini Motifnya

Menurut salah satu pengelola Paris African Chicken, Louis Kameni, yang berasal dari Kamerun dan pernah bekerja di beberapa restoran ternama di Paris, ide utama restoran ini adalah menghadirkan "sebuah perjalanan rasa" tanpa harus meninggalkan Bali.
"Kami ingin memperkenalkan keindahan rasa Afrika kepada dunia, dan Canggu, dengan energinya yang internasional namun laid-back, adalah tempat sempurna untuk itu," ujar Louis.

Menu lainnya yang wajib dicoba termasuk Plantain Fries—irisan pisang raja yang digoreng hingga garing dan disajikan dengan saus aioli buatan sendiri, serta Jollof Rice, nasi tomat aromatik yang kaya rasa, ditemani dengan potongan ayam berbumbu dan salad segar. Setiap gigitan seolah membawa pengunjung ke sebuah pesta jalanan di Lagos atau Dakar.

Tidak heran jika Paris African Chicken dengan cepat menjadi tempat favorit para ekspatriat, peselancar, hingga foodies lokal yang mencari sesuatu yang berbeda. Pada akhir pekan, antrean panjang di depan restoran ini menjadi pemandangan yang biasa. Bahkan, beberapa travel influencer terkemuka sudah mulai merekomendasikannya sebagai “must-visit spot” di Canggu.

Baca Juga: Warna Baju yang Bisa Membuka Peluang Baru di Cinta dan Karier

Selain makanannya, hospitality di Paris African Chicken juga patut diacungi jempol. Para stafnya ramah dan penuh semangat, menciptakan suasana hangat yang membuat tamu merasa seperti sedang makan malam di rumah seorang teman lama. Setiap hidangan disajikan dengan cerita—mulai dari asal-usul resep hingga sejarah kecil dari bahan-bahan yang digunakan.

Dengan popularitas yang terus meningkat, Paris African Chicken tampaknya akan menjadi ikon kuliner baru di Canggu. Bagi siapa saja yang mencari sensasi rasa yang autentik, suasana yang penuh energi, dan secuil kehangatan Afrika di tengah pulau Bali, restoran ini jelas menjadi destinasi wajib.

Halaman:

Tags

Terkini