BIH yang terintegrasi dalam KEK Sanur berkapasitas 255 tempat tidur, pelayanan kardiologi, onkologi, saraf, dan ortopedi, pun menjadi jaminan layanan medis berkelas dunia
KEK Sanur seluas 41,26 ha dirancang sebagai ekosistem berupa klinik estetika, rumah sakit, hotel premium (The Meru Sanur & Bali Beach Hotel), dan pusat kebugaran terpadu, menyatu dengan budaya Bali dan kenyamanan medis internasional.
Pasien diperkirakan mencapai hingga 240.000 orang pada 2030, berpotensi menghemat devisa hingga Rp86 triliun serta menambah Rp19,6 triliun per tahun hingga 2045
Gaya Hidup Estetika Tanpa Batas
Bagi masyarakat urban dan pelancong, NSWAC menawarkan paket lengkap: facial rejuvenation, laser treatment, filler, operasi mini, serta perawatan gigi estetik—all in one, tanpa perlu pergi ke Korea atau Eropa. Presiden pun menegaskan: “Layanan yang tidak kalah dengan yang terbaik di dunia,” sambungnya.
Senin pagi di RSUP Ngoerah kini dipenuhi suasana santai ala spa, lounge menanti pengunjung, dan staf medis dengan seragam ramah—semua didesain untuk memanjakan jiwa sekaligus memulihkan raga. Kehadiran NSWAC mencerminkan kecenderungan gaya hidup modern: estetika medis sebagai bagian dari self-care, wellness, dan pengalaman premium.
Pandangan Ahli
Secara formal, belum ada wacana atau data dari WHO atau asosiasi medis estetika Indonesia karena fasilitas masih baru. Namun, dasar utamanya adalah fasilitas yang kredibel: kerjasama dengan institusi Korea Selatan dan ditinjau langsung Presiden serta Menteri BUMN/Kesehatan—menjadi penegasan mutu dan kepercayaan publik.
Peresmian Ngoerah Sun dan KEK Sanur menegaskan Bali bukan sekadar destinasi liburan — ia sedang menjelma menjadi pusat wisata medis dan estetika kelas dunia. Kombinasi kemajuan teknologi, layanan premium, dan kehadiran pemimpin negara, menempatkan klinik ini sebagai magnet gaya hidup baru yang siap menarik perhatian lokal dan internasional.
Jika setelah ini Anda mendengar teman bilang “Diam‑diam saya mau ke Bali bukan hanya liburan, tapi rejuvenasi total,” kini Anda tahu apa alasannya.