Bali In Your Hands - Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) menjadi salah satu program bantuan sosial yang paling dinantikan masyarakat.
Sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menekan angka kemiskinan dan menjaga ketahanan pangan, BPNT diberikan dalam bentuk saldo yang hanya bisa digunakan untuk membeli bahan pokok.
Baca Juga: Rahasia Sukses Menjalani Ramadan Niat, Persiapan, dan Amalan untuk Puasa yang Penuh Berkah
Namun, pertanyaan yang kerap muncul di tengah masyarakat adalah: kapan BPNT cair? Bagaimana cara mengeceknya? Dan apa saja syarat penerimanya?
Apa Itu BPNT?
BPNT merupakan program bantuan sosial dari Kementerian Sosial yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam bentuk saldo elektronik.
Saldo ini disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan hanya dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di e-warong atau agen resmi yang telah ditunjuk pemerintah.
Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan akses pangan bergizi bagi masyarakat kurang mampu, sekaligus mendorong transaksi nontunai dalam ekosistem ekonomi digital.
Setiap bulan, penerima BPNT mendapatkan saldo sebesar Rp200.000 yang dapat digunakan untuk membeli beras, telur, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya.
Syarat Penerima BPNT 2024
Tidak semua orang berhak menerima BPNT. Pemerintah menetapkan beberapa syarat agar bantuan ini tepat sasaran, yaitu:
Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola oleh Kementerian Sosial.
Memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sebagai alat transaksi pencairan bantuan.
Berstatus keluarga miskin atau rentan miskin, dengan kondisi ekonomi yang sesuai dengan kriteria pemerintah.