Bali In Your Hands - Bali mungkin lebih dikenal sebagai destinasi wisata penuh hiburan, tetapi siapa sangka pulau ini juga bisa menjadi tempat ideal untuk menikmati Ramadan dengan tenang tanpa mengganggu ibadah.
Dengan itinerary yang tepat, pengalaman menjelajahi Bali bisa tetap menyenangkan sekaligus membawa ketenangan batin.
Baca Juga: Healing Ramadan di Bali Retret Spiritual Untuk Puasa Lebih Berkah!
Inilah rekomendasi itinerary Ramadan 3 hari 2 malam yang membuat perjalanan tetap nyaman, ibadah tetap lancar, dan hati tetap damai.
HARI PERTAMA: MENYAMBUT RAMADAN DI BALI DENGAN KETENANGAN
Pagi – Kedatangan dan Check-in di Hotel Ramah Muslim
Tiba di Bali, langsung menuju hotel yang menyediakan fasilitas ramah Muslim, seperti The Rinaya Canggu atau HARRIS Hotel Kuta yang memiliki menu sahur dan musala. Beristirahat sejenak sebelum mulai mengeksplorasi.
Siang – Menikmati Suasana Relaks di Pantai Geger, Nusa Dua
Pantai Geger terkenal dengan suasananya yang lebih tenang dibanding pantai lainnya di Bali. Duduk santai di tepi pantai sambil menikmati angin sepoi-sepoi bisa menjadi cara terbaik untuk mengisi waktu sebelum berbuka.
Sore – Mengunjungi Masjid Ibnu Batutah, Nusa Dua
Masjid ini menjadi tempat favorit wisatawan Muslim karena lokasinya strategis dan arsitekturnya indah. Sempatkan diri untuk salat dan beristirahat sejenak sebelum berbuka.
Magrib – Berbuka di Warung Nasi Pedas Ibu Andika, Kuta
Buka puasa dengan pilihan menu khas Bali yang sudah bersertifikat halal. Nasi pedas dengan lauk beragam seperti ayam suwir dan tahu tempe bacem bisa menjadi pilihan mengenyangkan.
Malam – Salat Tarawih di Masjid Agung Sudirman, Denpasar
Masjid terbesar di Bali ini menjadi pusat aktivitas Ramadan bagi umat Muslim. Suasananya yang khusyuk akan memberikan pengalaman ibadah yang lebih mendalam.
HARI KEDUA: WISATA RAMAH MUSLIM DI TENGAH KEINDAHAN ALAM
Subuh – Salat di Masjid Al-Hikmah, Kuta
Suasana subuh di masjid ini memberikan ketenangan tersendiri, apalagi setelahnya bisa menikmati udara pagi sambil berdzikir di tepi pantai.
Pagi – Wisata Budaya ke Desa Penglipuran
Desa adat ini menawarkan suasana sejuk dan tenang, cocok untuk refleksi diri. Selain itu, keindahan arsitektur tradisionalnya membuatnya menjadi salah satu desa terindah di dunia.
Siang – Bersantai di Kintamani dengan Pemandangan Gunung Batur
Menikmati panorama Gunung Batur sambil beristirahat bisa menjadi pilihan sempurna untuk mengisi waktu sebelum berbuka. Banyak restoran di sekitar Kintamani yang menyediakan makanan halal.