Rencana pendidikan gratis di sekolah swasta bukanlah kebijakan mendadak. Sebelumnya, pada 23 Agustus 2024, Pemprov DKI Jakarta telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Komisi E DPRD DKI Jakarta mengenai program ini.
Ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan pendidikan gratis selama 12 tahun bagi seluruh warga Jakarta.
Sekolah Mana Saja yang Terlibat?
Dinas Pendidikan DKI Jakarta telah memetakan sekitar 2.900 sekolah swasta dari jenjang SD, SMP, hingga SMA untuk mendukung program ini.
Sekolah yang termasuk dalam klaster 1 hingga klaster 3 menjadi prioritas penerapan pendidikan gratis. Sementara itu, sekolah dalam klaster 4 dan klaster 5 yang tergolong elite tidak termasuk dalam skema ini.
Baca Juga: 7 Kuliner Lebaran Khas Bali yang Disajikan Umat Muslim di Bali
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Purwosusilo, menjelaskan bahwa pemetaan dilakukan berdasarkan kualitas pendidikan dan biaya operasional masing-masing sekolah.
Syarat Sekolah yang Bisa Bergabung
Sekolah swasta yang ingin berpartisipasi dalam program ini harus memenuhi beberapa syarat, antara lain:
- Memiliki peserta didik ber-NIK Jakarta.
- Menerima dana BOS selama tiga tahun terakhir.
- Memiliki jumlah siswa minimal 60 orang per satuan pendidikan.
Bagian dari Janji 100 Hari Kerja
Cyril Raoul Hakim, Ketua Bidang Komunikasi Tim Transisi Pramono Anung dan Rano Karno, menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari janji 100 hari kerja pemerintahan baru.
“Karena ada janji terkait dengan sekolah gratis, ya kan. Kami akan mulai dengan 40 sekolah swasta dulu selama 100 hari ini sebagai percontohan,” ujarnya pada 4 Februari 2025.
Program ini akan diumumkan secara resmi pada Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2025, dan mulai diterapkan pada tahun ajaran 2025/2026.
Dengan adanya kebijakan sekolah swasta gratis ini, diharapkan ketimpangan akses pendidikan di Jakarta dapat berkurang dan semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu yang mendapatkan pendidikan berkualitas.
Pendidikan bukan sekadar hak, tetapi juga jembatan menuju masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus bangsa.