• Sabtu, 18 April 2026

Misteri Palung Kutampi Hantui Pencarian Karyawan Bar yang Hilang di Laut Nusa Penida

Photo Author
Veronica Ellen, BaliInYourHands.com
- Jumat, 17 Oktober 2025 | 09:00 WIB
Tim SAR melakukan pencarian karyawan bar di Nusa Penida, Rizki Ardiansyah yang dilaporkan hilang saat spearfishing, Selasa (14/10) sore lalu. Namun, upaya pencarian sampai hari ini (Jpnn)
Tim SAR melakukan pencarian karyawan bar di Nusa Penida, Rizki Ardiansyah yang dilaporkan hilang saat spearfishing, Selasa (14/10) sore lalu. Namun, upaya pencarian sampai hari ini (Jpnn)

Bali In Your Handa - Sore itu, langit di atas perairan Kutampi tampak tenang. Ombak berdebur lembut, seolah tak memberi tanda akan sesuatu yang ganjil. Di tengah laut biru yang memantulkan cahaya senja, Rizki Ardinsyah, seorang karyawan bar di Nusa Penida, turun ke laut membawa alat spearfishing miliknya. Aktivitas itu sudah biasa dilakukannya selepas bekerja, mencari ikan untuk dimasak bersama rekan-rekan. Namun kali ini, langkah kakinya menuju laut menjadi jejak terakhir yang terlihat.

Sejak Senin (13/10) sore, Rizki dilaporkan tak kembali ke daratan. Rekan-rekannya semula mengira ia masih di perairan dangkal, tetapi waktu yang terus berjalan tanpa kabar membuat mereka panik dan segera menghubungi pihak berwenang. Tim SAR Klungkung pun bergerak cepat menurunkan perahu pencarian ke titik terakhir tempat Rizki terlihat menyelam, di perairan Kutampi yang dikenal memiliki palung dalam dan arus tak menentu.

Pencarian dilakukan hingga malam dengan menggunakan peralatan sonar dan penyelam profesional, namun belum membuahkan hasil. Menurut warga sekitar, wilayah Kutampi memiliki karakteristik laut yang kompleks, dengan perubahan arus tiba-tiba dan pusaran air yang kerap muncul tak terduga. Dalam kepercayaan lokal, palung di wilayah itu sering dikaitkan dengan “jalan gaib laut” yang dipercaya bisa menelan apa saja yang melintas di atasnya.

Tim gabungan dari Basarnas, Polairud, dan relawan lokal terus melakukan penyisiran hingga radius satu mil dari titik awal penyelaman. Sementara itu, keluarga Rizki yang datang dari Jawa Timur terlihat menunggu dengan harap cemas di bibir pantai. Rekan kerja di bar tempatnya bekerja mengenang Rizki sebagai sosok pendiam namun ramah, yang sering membantu tamu mencari spot snorkeling tersembunyi di sekitar Nusa Penida.

Tragedi ini menjadi pengingat kuat akan pentingnya memahami kondisi laut sebelum melakukan aktivitas menyelam di wilayah yang belum sepenuhnya dipetakan. Di balik pesona alam Nusa Penida yang menawan, tersimpan misteri laut dalam yang masih menjadi teka-teki bagi para penyelam dan warga pesisir. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Veronica Ellen

Sumber: Jpnn, Bali In Your Hands

Tags

Artikel Terkait

Terkini

3 Rekomendasi Rasa Italia Harga Warung Di Denpasar

Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB
X