• Sabtu, 18 April 2026

Gunung-Gunung di Bali yang Bisa Didaki dan Panduan Mendaki yang Tepat

Photo Author
Rangga Prasetia, BaliInYourHands.com
- Minggu, 29 Desember 2024 | 20:13 WIB
 (Documentation/Wino_art)
(Documentation/Wino_art)

Baliinyourhands.com - Bali tidak hanya menawarkan pantai yang indah dan budaya yang kaya, tetapi juga keindahan alam pegunungan yang memukau. Beberapa gunung di Bali menjadi tujuan favorit para pendaki, baik untuk menikmati keindahan panorama alam maupun merasakan pengalaman spiritual.

Berikut adalah gunung-gunung di Bali yang bisa didaki, waktu terbaik untuk mendakinya, serta persiapan yang harus dilakukan:

1. Gunung Agung (3.031 mdpl)

Gunung Agung adalah gunung tertinggi di Bali dan dianggap sebagai tempat suci oleh masyarakat setempat. Gunung ini menawarkan pendakian yang menantang dengan pemandangan spektakuler dari puncaknya, termasuk panorama matahari terbit dan Pulau Lombok di kejauhan.
• Rute Pendakian:
• Jalur Besakih: Rute panjang dan menantang (6-7 jam naik).
• Jalur Pura Pasar Agung: Rute yang lebih pendek (3-4 jam naik).
• Waktu Terbaik: April hingga Oktober (musim kemarau).
• Tips: Pastikan untuk menghormati tradisi lokal dan meminta izin sebelum mendaki, terutama jika ada upacara adat di Pura Besakih atau Pura Pasar Agung.

Baca Juga: 3 Tempat Makanan Penutup Yang Lagi Viral di Bali! Cobain di Libur Nataru 2024 Ini

2. Gunung Batur (1.717 mdpl)

Gunung Batur adalah salah satu gunung yang paling populer untuk pendakian di Bali, terutama bagi pemula. Terletak di kawasan Kintamani, gunung ini terkenal dengan trekking sunrise yang memungkinkan pendaki menikmati matahari terbit yang indah.
• Rute Pendakian:
• Rute standar melalui Desa Toya Bungkah (2-3 jam naik).
• Waktu Terbaik: April hingga Oktober (musim kemarau).
• Tips: Pendakian umumnya dimulai sekitar pukul 3 dini hari untuk mencapai puncak sebelum matahari terbit. Disarankan menggunakan jasa pemandu lokal.

3. Gunung Abang (2.152 mdpl)

Gunung Abang adalah puncak tertinggi ketiga di Bali dan merupakan bagian dari kaldera purba Gunung Batur. Pendakian ke Gunung Abang menawarkan suasana yang lebih tenang dengan hutan lebat di sepanjang jalurnya.
• Rute Pendakian:
• Rute dari Desa Suter (4-5 jam naik).
• Waktu Terbaik: April hingga Oktober (musim kemarau).
• Tips: Gunakan sepatu trekking yang baik karena jalur pendakian cukup terjal dan licin, terutama setelah hujan.

Baca Juga: 3 Tempat Paling Hits di Seminyak Bali Yang Kamu Bisa Datangi Saat Libur Nataru Untuk Clubbing

4. Gunung Batukaru (2.276 mdpl)

Gunung Batukaru adalah gunung tertinggi kedua di Bali dan memiliki jalur pendakian yang lebih jarang dilalui. Pendakian di sini memberikan pengalaman yang sangat alami dengan hutan hujan yang masih asri.
• Rute Pendakian:
• Jalur Desa Pujungan atau Wongaya Gede (5-6 jam naik).
• Waktu Terbaik: April hingga Oktober (musim kemarau).
• Tips: Karena jalurnya cenderung sepi, pastikan membawa perlengkapan yang cukup dan pendaki berpengalaman disarankan menggunakan pemandu lokal.

5. Gunung Lempuyang (1.174 mdpl)

Gunung Lempuyang lebih dikenal sebagai lokasi Pura Lempuyang yang sering disebut “Gerbang Surga.” Meskipun bukan pendakian tradisional, mendaki anak tangga menuju puncak pura memberikan tantangan tersendiri dengan pemandangan yang menakjubkan.
• Rute Pendakian:
• Jalur dari Pura Lempuyang (1-2 jam naik).
• Waktu Terbaik: Sepanjang tahun, tetapi cuaca cerah pada musim kemarau memberikan pemandangan terbaik.
• Tips: Siapkan fisik untuk mendaki ratusan anak tangga. Pastikan berpakaian sopan karena tempat ini dianggap suci.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Myrna Soeryo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

3 Rekomendasi Rasa Italia Harga Warung Di Denpasar

Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB
X