Bali In Your Hands - Bali menyimpan sejuta keunikan yang menghubungkan manusia dengan alam dan spiritualitas. Salah satu tempat yang menggabungkan ketiganya Pura Pulaki, sebuah pura suci di Kabupaten Buleleng yang tidak hanya megah secara visual, tetapi juga memiliki penghuni unik: kawanan monyet liar. Tempat ini bukan sekadar objek wisata, melainkan juga pusat energi spiritual yang menarik peziarah dan wisatawan dari berbagai penjuru. Pura Pulaki mengajarkan pentingnya hidup berdampingan dengan alam dalam harmoni dan rasa hormat.
Baca Juga: Tebing Tegal Wangi: Romantisme Tak Tertandingi di Atas Lukisan Alam Bali
Lokasi dan Akses Menuju Pura Pulaki
Pura Pulaki terletak di Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Jaraknya sekitar 53 km dari Kota Singaraja dan 128 km dari Denpasar. Pura ini berada di jalur strategis Gilimanuk-Singaraja, menjadikannya mudah diakses oleh wisatawan yang melakukan perjalanan darat. Untuk mencapai pura, Anda akan melewati jalan berkelok dengan pemandangan perbukitan dan laut yang menakjubkan, pengalaman yang membuat perjalanan terasa istimewa.
Baca Juga: Pesona Air Terjun Kanto Lampo Instagramable di Bali yang Mudah Dijangkau
Pura Pulaki berdiri megah di kaki bukit karang yang kokoh, menghadap langsung ke laut lepas. Lokasinya yang unik menciptakan pemandangan yang dramatis, seolah pura ini menjadi penjaga antara daratan dan lautan. Arsitektur pura memadukan elemen tradisional Bali dengan latar alam yang kuat, menciptakan suasana sakral yang tak tertandingi.
Baca Juga: Menemukan Cahaya Surga di Tukad Cepung Air Terjun Tersembunyi di Bangli
Bukit yang menjulang di belakang pura menambah kesan megah dan spiritual. Di sekitar pura, terdapat area yang ditumbuhi pepohonan rindang, memberikan kesejukan bagi pengunjung meskipun berada di bawah terik matahari Bali utara.
Salah satu daya tarik utama Pura Pulaki adalah keberadaan monyet-monyet liar yang hidup bebas di sekitar pura. Kawanan monyet ini dianggap sebagai "penjaga" pura dan sering kali menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman spiritual di sini. Penduduk lokal percaya bahwa monyet-monyet ini memiliki makna simbolis dan gaib, menjaga kesucian pura dari gangguan energi negatif.
Monyet-monyet ini jinak tetapi tetap liar, sehingga pengunjung disarankan untuk berhati-hati. Mereka kerap mendekati pengunjung yang membawa makanan atau benda kecil yang menarik perhatian. Membawa buah-buahan seperti pisang atau kacang-kacangan untuk diberikan kepada monyet dapat menjadi pengalaman interaksi yang menyenangkan, tetapi ingat untuk tetap menjaga barang pribadi Anda.
Tradisi dan Ritual di Pura Pulaki
Sebagai pura penting, Pura Pulaki menjadi pusat kegiatan spiritual bagi masyarakat sekitar. Upacara besar seperti Piodalan (peringatan hari berdirinya pura) dirayakan dengan meriah. Pada saat itu, pura dipenuhi oleh umat Hindu yang datang membawa sesajen, mengenakan pakaian adat terbaik mereka.
Keunikan Pura Pulaki adalah suasananya yang tetap tenang meskipun sedang ramai oleh upacara. Keheningan dan suasana sakral tetap terjaga, menciptakan pengalaman spiritual yang mendalam. Bahkan, monyet-monyet di sekitar pura sering terlihat tenang saat upacara berlangsung, seolah ikut menghormati kesakralan momen tersebut.
Tips Berkunjung ke Pura Pulaki