Baliinyourhands.com - Ngembak Geni memiliki dua suku kata dalam bahasa Bali ,yaitu ngembak yang berarti bebas dan geni yang berarti api. Jadi boleh diartikan secara umum, Ngembak geni berarti bebas menyalakan api.
Jika ditelisik lebih dalam, ini bermakna bahwa seseorang sudah bebas menjalani kehidupan sehari-hari secara normal dengan api semangat didalam diri yang baru dan lebih baik lagi berlandaskan mulat sarira atau introspeksi diri, guna menjalani tahun yang baru agar terwujud Shanti lan Jagaditha yang berarti damai dan sejahtera dalam bahasa Bali kunonya.
Ngembak Geni adalah hari pertama di tahun baru Caka, setelah umat Hindu menjalani Catur Bratha Penyepian yang hening.
Baca Juga: Mengenal dan Memahami Upacara Tawur Agung Kesanga Menjelang Hari Raya Nyepi
Pada hari ini biasanya ada beberapa hal yang sering dilakukan oleh umat Hindu selain memulai hari dengan persembahyangan sebagai wujud puja dan puji syukur kepada sang Pencipta, biasanya dilanjutkan dengan ritual melukat sebagai wujud pembersihan diri untuk menjalani hari esok.
Melukat biasanya dilakukan di sumber mata air, sungai atau di pantai.
Pada kesempatan ini hal yang sering dilakukan umat Hindu adalah saling mengunjungi kerabat ataupun handai taulan untuk meningkatkan rasa persaudaraan, saling memaafkan dan yang paling utama adalah perwujudan salah satu poin dari Tri Hita Karana yaitu Pawongan yang berarti Hubungan yang harmonis antara manusia dengan sesamanya.
Ngembak geni juga sering dijadikan momen bagi umat Hindu Bali untuk berpiknik mengunjungi obyek-obyek wisata dan tempat rekreasi lainnya bersama keluarga karena kegiatan pekerjaan dan sekolah masih libur.
Baca Juga: Mencicipi Kelezatan Tersembunyi: 4 Kuliner Bali dari Darah Babi
Salah satu keunikan Ngembak geni yang bisa secara riil dirasakan adalah, kualitas udara yang sangat segar, suhu yang lebih sejuk walaupun cuaca cerah.
Tentu saja hal ini memiliki sensasi yang berbeda bagi masyarakat perkotaan seperti Denpasar dibandingkan hari hari biasa.
Artikel Terkait
Melukat Ritual Penyucian Diri yang Menyentuh Jiwa dan Menghubungkan Batin dengan Alam
Sembahyang, Sesajen, dan Peran Sakral Wanita Bali dalam Harmoni Semesta
Wajib Coba! 5 Kuliner Bali dari Lemak Babi untuk Para Pecinta Kuliner