love-bali

Sensasi Tradisi Dan Elegan Di Warung Tersembunyi Penyaji Es Campur Dengan Gaya Keraton Di Tengah Pasar

Sabtu, 5 April 2025 | 10:00 WIB
Es ampur Warung ini dirintis oleh Ni Luh Sari, mantan juru masak tamu keraton (https://rakyatbengkulu.disway.id/)

Bali In Your Hands - Aroma manisan nangka dan kelapa muda menyeruak dari balik tirai bambu yang menggantung rendah. Terletak di lorong kecil antara kios kain dan penjual dupa, sebuah warung kecil di Pasar Kumbasari, Denpasar, menyimpan kejutan visual sekaligus rasa.

Tidak ada papan nama mencolok, hanya satu meja marmer panjang dengan mangkuk porselen putih yang berisi es campur berhiaskan bunga telang dan sirup gula merah kental berkilau.

Baca Juga: Kopi Tubruk Minuman Peringkat 8 Terbaik di Asia Tenggara Versi Taste Atlas: Asal Usul, Keunikan, dan Cara Membuatnya

Lokasi dan Jam Operasional:

  • Lokasi: Lorong Timur Dalam Pasar Kumbasari, Jl Gajah Mada, Denpasar, Bali
    (Tepat di belakang kios kain endek, dekat area dupa dan bunga)

  • Jam Operasional:
    Setiap hari pukul 08.00 – 15.00 WITA
    Paling ramai sekitar pukul 10 pagi hingga tengah hari. Tersedia 25 porsi per hari, habis cepat.

Baca Juga: Es Timun Suri Minuman Favorit Lebaran 2025 Umat Muslim di Bali

Warung ini dirintis oleh Ni Luh Sari, mantan juru masak tamu keraton yang memutuskan kembali ke akar kuliner tradisional Bali. Ia mengubah persepsi tentang jajanan pasar, menjadikannya tampil layaknya hidangan penutup restoran bintang lima.

Es campur racikannya tidak hanya memikat lidah, tetapi juga memanjakan mata. Penyajiannya selalu dalam porselen bermotif klasik, dilapisi daun pandan dan sentuhan kacang kenari bakar sebagai topping.

Baca Juga: Menyegarkan Takjil Lebaran 2025 di Bali dengan Es Kuwut dan Es Timun Suri

Yang paling menarik, bahan yang digunakan sepenuhnya lokal: tape singkong dari Blahbatuh, rumput laut dari Kusamba, dan santan kental hasil perasan langsung pagi hari. Setiap sendokannya tidak sekadar manis, tetapi membawa lapisan rasa dan tekstur yang rumit.

Tak heran jika warung ini perlahan menjadi buah bibir kalangan fotografer kuliner dan penggemar jajanan otentik Bali.

Baca Juga: Es Kuwut dan Es Bir Pletok Bali Sensasi Kesegaran yang Wajib Dicoba Saat Berbuka Puasa!

Cita rasa yang dilahirkan dari warisan dapur istana tidak harus selalu disajikan dalam kemewahan. Bahkan di balik lorong pasar, keindahan dan rasa bisa saling melengkapi dalam wujud paling sederhana dan jujur.***

Halaman:

Tags

Terkini

3 Rekomendasi Rasa Italia Harga Warung Di Denpasar

Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB