• Sabtu, 18 April 2026

Menyegarkan Takjil Lebaran 2025 di Bali dengan Es Kuwut dan Es Timun Suri

Photo Author
Veronica Ellen, BaliInYourHands.com
- Senin, 31 Maret 2025 | 13:05 WIB
Es kuwut Minuman Khas Bali (https://treenacowherd.blogspot.com/)
Es kuwut Minuman Khas Bali (https://treenacowherd.blogspot.com/)

Bali In Your Hands - Takjil menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Lebaran. Di Bali, kesegaran minuman berbuka puasa semakin terasa dengan kehadiran es kuwut dan es timun suri. Kedua minuman ini memiliki karakteristik unik yang menyegarkan, dengan bahan utama yang khas dan cita rasa yang berbeda.

Es kuwut merupakan minuman khas Bali yang berbahan dasar air kelapa, melon, jeruk nipis, dan selasih.

Rasa segarnya berasal dari kombinasi buah-buahan yang memberikan sensasi manis dan asam yang seimbang.

Baca Juga: Kelezatan Makanan Dari Opor Sampai Lawar Menu Lebaran 2025 di Bali dengan Tradisi Berbagi Makanan Khas Nusantara

Minuman ini sering disajikan dengan es serut, menambah kesejukan saat berbuka puasa setelah seharian beraktivitas.

Sementara itu, es timun suri lebih identik dengan bulan Ramadan di berbagai daerah Indonesia. Timun suri memiliki tekstur lembut dan rasa manis alami yang menyatu dengan sirup atau madu.

Dikombinasikan dengan es batu dan sedikit perasan jeruk nipis, minuman ini memberikan sensasi segar yang khas.

Baca Juga: Ngayah Saat Lebaran Menjadi Wujud Toleransi Umat Hindu dalam Menjaga Masjid di Bali

Keunikan es kuwut terletak pada paduan rasa dan tekstur yang bervariasi. Rasa jeruk nipis yang sedikit asam berpadu dengan manisnya melon, menciptakan kesegaran yang khas.

Sementara biji selasih yang mengembang di dalamnya memberikan sensasi unik saat dikunyah. Minuman ini tidak hanya menyegarkan tetapi juga mengandung banyak elektrolit alami dari air kelapa, baik untuk mengembalikan energi setelah berpuasa.

Baca Juga: Gamelan Tengah Malam di Sebuah Desa yang Membawa Misteri dan Cerita Lama

Di sisi lain, es timun suri menawarkan kesegaran dengan rasa yang lebih lembut dan manis alami. Kandungan air dalam timun suri cukup tinggi, membantu tubuh terhidrasi dengan baik.

Ditambah sirup vanila atau cocopandan, minuman ini menjadi pilihan yang lebih klasik dan sering muncul di meja berbuka puasa.

Kedua minuman ini memiliki penggemar tersendiri di Bali saat Ramadan dan Lebaran. Es kuwut lebih banyak dijumpai di warung khas Bali atau kafe dengan menu tradisional, sementara es timun suri sering dijual di pasar Ramadan dan pedagang kaki lima sebagai pilihan takjil favorit.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Veronica Ellen

Sumber: Beberapa Media

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X