• Sabtu, 18 April 2026

Tantangan 7 Hari Tanpa Gula Perubahan Tak Terduga yang Akan Terjadi di Tubuh

Photo Author
Veronica Ellen, BaliInYourHands.com
- Rabu, 12 Maret 2025 | 10:25 WIB
Tantangan 7 Hari Tanpa Gula (detikHealth.com)
Tantangan 7 Hari Tanpa Gula (detikHealth.com)

Bali In Your Hands - Gula telah menjadi bagian tak terpisahkan dari pola makan sehari-hari. Dari kopi pagi hingga camilan sore, tanpa sadar, konsumsi gula sering kali melebihi batas yang disarankan.

Tapi, apa yang sebenarnya terjadi jika selama tujuh hari sepenuhnya berhenti mengonsumsi gula?

Baca Juga: Kim Sae-ron Terbebani Tagihan Rp7,8 Miliar dari Agensi, Rencana Comeback dan Buka Kafe Terhenti Selamanya

Tantangan ini telah menarik perhatian banyak orang yang ingin menguji batas tubuh mereka dan melihat sendiri efeknya.

Hari Pertama dan Kedua Rasa Lemas dan Ngidam

Dua hari pertama tanpa gula bisa terasa seperti perjuangan berat. Tubuh yang terbiasa dengan asupan gula mendadak kehilangan sumber energi instannya.

Rasa lemas, sakit kepala, dan perubahan suasana hati bisa muncul sebagai efek dari withdrawal atau putus zat.

Baca Juga: Keindahan Tersembunyi Pantai Nyang Nyang di Uluwatu Bali

Ngidam makanan manis juga meningkat drastis, membuat banyak orang merasa lebih mudah tersinggung atau sulit berkonsentrasi.

Hari Ketiga dan Keempat Energi Mulai Stabil

Memasuki hari ketiga dan keempat, tubuh mulai menyesuaikan diri. Alih-alih bergantung pada gula, sistem metabolisme mulai menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi.

Hal ini membuat kadar gula darah lebih stabil, yang berujung pada peningkatan fokus dan energi yang lebih konstan sepanjang hari.

Beberapa orang bahkan melaporkan tidur lebih nyenyak dan bangun dengan perasaan lebih segar.

Hari Kelima dan Keenam Kulit Lebih Cerah dan Nafsu Makan Berkurang

Gula diketahui berperan dalam peradangan tubuh, termasuk masalah kulit seperti jerawat dan kusam.

Tanpa asupan gula berlebih, produksi minyak di wajah mulai seimbang, membuat kulit tampak lebih cerah dan sehat.

Selain itu, rasa lapar berlebihan yang biasanya dipicu oleh lonjakan dan penurunan gula darah mulai menghilang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Veronica Ellen

Sumber: Beberapa Media

Tags

Terkini

X