• Sabtu, 18 April 2026

7 Spot Berkendara Paling Angker di Pulau Jawa yang Sering Menyebabkan Kecelakaan

Photo Author
Myrna Soeryo, BaliInYourHands.com
- Senin, 24 Maret 2025 | 17:15 WIB
Hati-hati berkendara di 7 spot di pulau jawa yang banyak menelan korban (pexels/marekpiniwcki)
Hati-hati berkendara di 7 spot di pulau jawa yang banyak menelan korban (pexels/marekpiniwcki)

5. Jalur Selatan Jawa, Gunung Lawu

Gunung Lawu yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur juga dikenal sebagai kawasan mistis. Jalur yang melewati daerah ini sering dikaitkan dengan kejadian gaib.

Beberapa pengendara sepeda motor dan mobil mengaku mendengar suara-suara aneh atau bahkan melihat sosok bayangan di tengah jalan. Ditambah lagi dengan kondisi jalan yang terjal dan berkelok, membuat kecelakaan sering terjadi.

6. Jembatan Cipunagara, Subang

Jembatan Cipunagara di Subang dikenal sebagai lokasi yang menyeramkan. Banyak pengendara yang merasa seperti ada sosok tak kasat mata yang menumpang kendaraan mereka atau bahkan melihat bayangan melintas tiba-tiba.

Kejadian aneh ini sering kali dikaitkan dengan sejarah jembatan yang pernah menjadi saksi bisu berbagai kecelakaan fatal.

7. Jalur Lingkar Nagreg

Nagreg dikenal sebagai jalur utama menuju Garut dan Tasikmalaya yang sering mengalami kemacetan panjang. Namun, di balik itu, ada cerita mistis tentang suara tangisan atau bayangan misterius yang muncul di pinggir jalan. Banyak pengemudi yang merasa kendaraan mereka lebih berat atau bahkan mengalami kejadian tak wajar seperti mesin mati tiba-tiba.

Tempat-tempat angker di Pulau Jawa ini bukan hanya dikenal karena kisah mistisnya, tetapi juga karena tingkat kecelakaan yang tinggi. Baik karena faktor jalan yang berbahaya, kondisi alam, maupun kejadian supranatural yang dipercayai oleh masyarakat.

Terlepas dari aspek mistisnya, tetaplah berhati-hati dan waspada saat berkendara di jalur-jalur ini, terutama pada malam hari dan dalam kondisi cuaca buruk.

Bagi pengendara, penting untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, tidak berkendara dalam kondisi mengantuk, serta menaati rambu-rambu lalu lintas. Dengan begitu, perjalanan tetap aman dan terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Myrna Soeryo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X