• Sabtu, 18 April 2026

Benarkah Makan Gorengan Saat Berbuka Puasa Membuat Berat Badan Naik Lebih Cepat?

Photo Author
Veronica Ellen, BaliInYourHands.com
- Kamis, 27 Maret 2025 | 12:25 WIB
Data konsumsi gorengan, kandungan kalori, risiko kesehatan, alternatif sehat, dan rekomendasi konsumsi seimbang. (https://e-katalog.lkpp.go.id/)
Data konsumsi gorengan, kandungan kalori, risiko kesehatan, alternatif sehat, dan rekomendasi konsumsi seimbang. (https://e-katalog.lkpp.go.id/)

Namun, bukan berarti gorengan harus dihindari sepenuhnya. Konsumsi dalam jumlah wajar dengan porsi seimbang tetap dapat dinikmati tanpa berdampak negatif bagi tubuh. Mengombinasikan gorengan dengan sumber serat, seperti sayuran atau buah, dapat membantu memperlambat penyerapan lemak dan karbohidrat sederhana.

Alternatif lain untuk menikmati gorengan yang lebih sehat adalah dengan menggoreng menggunakan metode air fryer atau memanggangnya di oven. Cara ini mengurangi jumlah minyak yang diserap oleh makanan, sehingga kalorinya lebih rendah dibandingkan gorengan konvensional.

Menurut penelitian dari Journal of Food Science, metode air fryer dapat mengurangi kandungan lemak hingga 75% dibandingkan metode penggorengan tradisional.

Selain itu, pemilihan minyak yang digunakan juga berperan dalam menentukan dampak kesehatan dari gorengan. Minyak dengan kadar lemak tak jenuh lebih tinggi, seperti minyak zaitun atau minyak kelapa, lebih baik dibandingkan minyak sawit yang banyak mengandung lemak jenuh.

American Heart Association merekomendasikan penggunaan minyak yang lebih sehat untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Menjaga keseimbangan dalam pola makan saat berbuka adalah kunci utama. Selain memperhatikan porsi, penting juga untuk menghindari kebiasaan makan berlebihan setelah berpuasa. Berbuka dengan makanan bernutrisi tinggi seperti kurma, sup, atau salad sebelum mengonsumsi gorengan bisa membantu mengontrol nafsu makan.

Mitos tentang gorengan sebagai penyebab utama kenaikan berat badan sebenarnya tergantung pada jumlah dan frekuensi konsumsinya. Jika dikonsumsi dalam batas wajar dan diimbangi dengan gaya hidup sehat, gorengan tidak akan langsung membuat berat badan melonjak drastis.

Menikmati gorengan saat berbuka tetap bisa dilakukan dengan bijak. Memilih cara pengolahan yang lebih sehat dan menjaga pola makan seimbang adalah kunci agar tubuh tetap sehat tanpa harus merasa bersalah menikmati makanan favorit.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Veronica Ellen

Sumber: Beberapa Media

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X