Baliinyourhands.com - Selain jadi waktu untuk bertemu dengan sanak keluarga, momen Idul Fitri ini juga memiliki ciri khas lainnya, yaitu kuliner ‘khas’ lebaran.
Kuliner khas lebaran yang sering terlihat saat Idul Fitri, misalnya opor ayam, ketupat dengan daun kelapa, semur daging, gudeg manggar, sotong pangkong, dan lainnya.
Untuk ketupat, biasanya menjadi makanan pengganti nasi yang dibuat dalam jumlah banyak, sehingga makanan ini tidak akan langsung habis dalam sehari.
Baca Juga: Tradisi Sungkeman Suku Jawa saat Lebaran: Momen Sakral untuk Mempererat Silaturahmi
Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjaga agar ketupat tidak cepat basi hingga 2 atau 3 hari setelahnya.
- Takaran Beras yang Sesuai
Dimulai dengan isian beras, sebaiknya hanya mengisi ¾ beras ke dalam selongsong daun kelapa jika menggunakan beras pulen atau â…“ beras pera.
2. Tambah Air Kapur Sirih
Air kapur sirih akan berperan sebagai pengawet yang membuat ketupat tidak akan cepat basi.
Baca Juga: 7 Tren Warna Make Up Untuk Tampilan Memukau Lebaran 2025
Caranya dengan menambahkan air beras sirih pada beras yang akan dimasukkan ke selongsong daun kelapa.
Selain membuat ketupat awet, air kapur sirih ini juga bisa membuat ketupat jadi terasa lebih kenyal.
Artikel Terkait
Daftar 10 Film Warkop DKI yang Paling Sering Diputar di TV saat Hari Raya Idul Fitri
7 Tren Warna Make Up Untuk Tampilan Memukau Lebaran 2025