• Sabtu, 18 April 2026

Menyambut Galungan: Harmoni Tradisi dan Kehidupan Warga Lokal Bali

Photo Author
Myrna Soeryo, BaliInYourHands.com
- Selasa, 15 April 2025 | 16:30 WIB
Penjor sebagai wujud syukur pada hari Raya Galungan (Website/Kemenparekraf)
Penjor sebagai wujud syukur pada hari Raya Galungan (Website/Kemenparekraf)

Menjelang Galungan, Bali seperti kembali ke akar. Ke dalam ketenangan, ke dalam rasa syukur yang sederhana namun mendalam. Tak peduli seberapa modern kehidupan berjalan, ketika Galungan datang, waktu seolah melambat. Yang ada hanya keluarga, alam, dan rasa spiritual yang membumi.

Saat malam tiba, lampu-lampu di depan rumah menyala lembut di bawah deretan penjor yang melengkung anggun. Jalan-jalan desa terlihat seperti lorong-lorong dari dunia dongeng. Dalam gelap yang hangat, pulau ini berbisik dalam bahasa yang hanya bisa dipahami oleh hati yang tenang.

Galungan bukan hanya milik mereka yang merayakan. Ia adalah pelajaran bagi siapa pun tentang bagaimana menjaga hubungan dengan leluhur, dengan sesama, dan dengan alam.

Dan dalam kesibukan menjelang Galungan, warga Bali tidak sekadar mempersiapkan hari besar, mereka merawat tradisi yang terus hidup—dengan cinta, keikhlasan, dan ketulusan yang tak pernah usang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Myrna Soeryo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X