• Sabtu, 18 April 2026

Minum Air Garam Setiap Pagi Jadi Ritual Baru Gen Z Untuk Stabilkan Emosi Dan Bersihkan Sistem Pencernaan

Photo Author
Veronica Ellen, BaliInYourHands.com
- Sabtu, 19 April 2025 | 11:00 WIB
Minum Air Garam Setiap Pagi Jadi Ritual Baru Gen Z Untuk Stabilkan Emosi Dan Bersihkan Sistem Pencernaan   (https://rri.co.id/)
Minum Air Garam Setiap Pagi Jadi Ritual Baru Gen Z Untuk Stabilkan Emosi Dan Bersihkan Sistem Pencernaan (https://rri.co.id/)


Bali In Your hands - Tren gaya hidup sehat yang diadopsi Gen Z semakin variatif dan terkadang mengejutkan. Salah satunya adalah kebiasaan minum air garam hangat setiap pagi yang mulai ramai dibicarakan di forum daring dan konten kesehatan digital. Bukan sekadar ikut tren, tapi dipercaya memberikan efek langsung pada kestabilan tubuh dan mental sebelum memulai aktivitas.

Baca Juga: Taukah Kamu? Ritual Mapag Toya Menjemput Air Suci dari Hulu Subak di Jantung Bali

Air garam yang digunakan bukan garam dapur biasa, melainkan garam laut alami tanpa pemutih, yang dilarutkan dalam air hangat. Proporsinya pun diperhatikan, sekitar setengah sendok teh garam laut ke dalam satu gelas air hangat. Kombinasi ini disebut mampu membantu proses detoksifikasi ringan, membersihkan usus, hingga menyeimbangkan kadar elektrolit dalam tubuh.

Baca Juga: Rasakan Pura Taman Pecampuhan Sala Bali Perpaduan Mistis Air, Batu, dan Energi Leluhur

Dari sisi kesehatan mental, minum air garam hangat dipercaya merangsang aktivitas sistem saraf parasimpatik. Sistem ini berperan besar dalam menciptakan ketenangan dan meredam reaksi stres berlebih. Kebiasaan ini pun dikaitkan dengan peningkatan energi dan kejernihan pikiran karena tubuh dalam kondisi terhidrasi optimal dengan mineral esensial yang mendukung kerja otak.

Baca Juga: Jejak Air Terjun Bali: Merayakan Mistik, Cahaya, dan Kesunyian Alam

Ritual pagi ini menjadi alternatif sederhana yang digunakan sebagian Gen Z untuk merasa lebih terkoneksi dengan tubuh dan emosinya. Tidak sekadar ingin sehat, tapi mencari bentuk pengendalian diri yang mudah dijalankan dan minim biaya. Dalam praktik harian, kebiasaan ini juga bisa menjadi momen hening sejenak sebelum menghadapi hari yang penuh dinamika.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Veronica Ellen

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X