• Sabtu, 18 April 2026

Jejak Rempah Kuno Bali Yang Kini Mewarnai Gelato Cocktail Hingga Dapur Modern

Photo Author
Veronica Ellen, BaliInYourHands.com
- Senin, 9 Juni 2025 | 11:04 WIB
 Rempah Kuno Bali Bisa dibuat Gelato dll (https://news.indotrading.com/)
Rempah Kuno Bali Bisa dibuat Gelato dll (https://news.indotrading.com/)


Bali In Your Hands - Aroma cengkeh, kayu manis, dan pala bukan hanya menyambut dari dapur tradisional Bali, tapi kini juga merasuk dalam segelas cocktail segar dan semangkuk gelato dingin di kafe-kafe modern Ubud dan Canggu. Perjalanan rempah Bali tak pernah lekang oleh zaman. Dari perannya dalam upacara adat, jamu keluarga, hingga penyedap rasa dalam lawar, be siapapun tak pernah benar-benar lepas dari daya magis racikan rempah Nusantara.

Di desa-desa tua seperti Penglipuran dan Sidemen, dapur batu yang masih dipertahankan menunjukkan bagaimana kunyit, lengkuas, dan kencur menjadi pondasi setiap sajian. Tidak hanya untuk rasa, namun juga untuk kesehatan. Dalam tradisi lisan, rempah diyakini mampu menyelaraskan energi tubuh dengan alam. Ini pula yang kemudian ditangkap para pelaku kuliner modern sebagai sumber inspirasi dalam menciptakan resep baru yang berakar pada warisan lokal namun dibungkus dalam gaya global.

Chef Wayan, pemilik restoran rempah fusion di Seminyak, mengaku mulai banyak wisatawan asing yang penasaran mencoba “rempah latte” atau sorbet dengan infus serai dan kemangi Bali. “Ini bukan hanya tren rasa, tapi bentuk penghormatan pada warisan dapur nenek moyang,” ujarnya kepada Majalah Kuliner Tropis edisi Mei 2025. Inovasi lainnya hadir dari bar herbal di Ubud yang menyajikan negroni berbahan arak tradisional dan sirup jahe merah buatan lokal. Tak sekadar unik, tapi juga membuka pasar baru bagi petani rempah di Karangasem dan Bangli.

Beberapa lokasi bisa dikunjungi untuk menyelami lebih dalam kisah ini: Rempah Garden di Tegalalang yang buka setiap hari pukul 09.00–18.00 dengan tiket masuk Rp25.000, serta Museum Dapur Bali di Gianyar yang menggelar workshop rempah setiap akhir pekan. Dari sejarah yang nyaris terlupakan, rempah Bali kini menjelma jadi kekuatan baru dalam industri kreatif kuliner yang terus berkembang dari waktu ke waktu.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Veronica Ellen

Sumber: Beberapa Media

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X