• Sabtu, 18 April 2026

Hutan Cemara Di Pantai Pengalon Karangasem Hadirkan Sensasi Korea Gratis Dengan Sentuhan Angin Laut

Photo Author
Veronica Ellen, BaliInYourHands.com
- Selasa, 17 Juni 2025 | 14:42 WIB
Hutan Cemara Di Pantai Pengalon Karangasem Hadirkan Sensasi tersendiri (itrip.id)
Hutan Cemara Di Pantai Pengalon Karangasem Hadirkan Sensasi tersendiri (itrip.id)


Bali In Your Hands - Kabupaten Karangasem punya rahasia yang belum banyak diketahui wisatawan. Di balik pantai yang landai dan udara yang bersih, berdiri jejeran cemara hijau yang membentuk koridor alami seperti dalam drama Korea. Hutan Cemara Pantai Pengalon menyuguhkan keindahan alam Bali Timur yang lembut, berbeda dari keramaian tempat wisata populer.

Aroma laut yang lembut berpadu dengan hembusan angin dari celah pepohonan tinggi menciptakan suasana tenang dan fotogenik. Banyak pengunjung menyebut tempat ini sebagai "Korea rasa Karangasem" karena susunan pohon yang rapi, teduh, dan Instagramable. Lokasinya menyatu dengan area pesisir, sehingga pengunjung dapat menikmati dua lanskap sekaliguspantai dan hutan ringan yang menyegarkan mata.

Pantai Pengalon sendiri pernah direncanakan menjadi lokasi festival besar, namun kini kawasan itu justru berkembang menjadi ruang terbuka yang alami dan bebas dari bangunan besar. Di sinilah hutan cemara tumbuh liar namun tertata, menciptakan nuansa rindang dan damai yang cocok untuk piknik, yoga pagi, hingga foto pre-wedding.

Lokasi dan Akses:
Hutan Cemara Pantai Pengalon terletak di Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Karangasem, Bali Timur. Waktu tempuh dari Denpasar sekitar dua jam perjalanan menggunakan mobil atau sepeda motor. Akses menuju lokasi cukup baik dengan jalan aspal hingga area parkir yang dekat pantai. Dari parkiran, pengunjung cukup berjalan kaki 3–5 menit menuju area pohon cemara yang tumbuh dekat bibir pantai.

Jam Operasional dan HTM:
Area wisata ini dibuka setiap hari, selama 24 jam, namun waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hingga sore hari antara pukul 07.00–17.00 WITA agar cahaya matahari jatuh sempurna untuk berfoto. Tidak ada tiket masuk resmi, namun pengunjung diminta membayar parkir kendaraan sebesar Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil. Warga lokal berjaga dan sekaligus menjaga kebersihan area dengan sistem sukarela.

Selain menawarkan panorama cantik, kawasan ini juga cocok bagi pelancong yang ingin mencari suasana baru dari Bali. Tidak perlu naik ke gunung atau jauh ke utara, cukup ke Pantai Pengalon untuk merasakan hutan ringan ala Korea, lengkap dengan pasir, ombak, dan udara laut yang jernih. Karakteristik pepohonan cemara yang tinggi dan berjajar memberikan bayangan dramatis saat siang hari, menjadi kanvas alam bagi siapa pun yang ingin mencari inspirasi.

Karangasem menyimpan wajah berbeda Bali, yang tenang, ringan, dan penuh kejutan. Hutan Cemara di Pantai Pengalon memberi ruang kontemplasi dengan lanskap unik dan alami. Dari Korea vibes sampai aroma laut yang menyapa, tempat ini menjadi bukti bahwa keindahan Bali Timur bukan hanya tentang pegunungan dan pura, tapi juga ruang hijau tersembunyi yang membelai jiwa.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Veronica Ellen

Sumber: Beberapa Media

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X